Beli Pakaian Polisi di Pasar Cinde

Warga Muara Enim Diamankan Polres Prabumulih

Ekonomi  SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 15:27:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Warga Muara Enim Diamankan Polres Prabumulih

Anggi Nugroho/RMOLSUMSEL

RMOL. Terobsesi lantaran gagal dalam mengikuti tes Polisi, membuat Anggi Nugroho (21) Warga Jalan Wiroguno RT 10.b RW 04 Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim memilih untuk membeli pakaian serta atribut polisi untuk menyenangkan diri sendiri.

Namun alih-alih menghibur diri, Anggi malah diamankan anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)  lantaran terjaring razia saat Tim Tantura Patrol Polres Prabumulih melakukan razia di jalan.

Saat kendaraan yang ditumpanginya dirazia, Anggi tidak bisa menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) Polri atas kepemilikan atribut dan seragam polisi yang ia bawa.

Terungkapnya kasus ini bermula dari razia yang dilakukan oleh tim Tantura Patrol Polres Prabumulih Selasa dini hari tadi (13/11) sekitar pukul 01.30 WIB di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Prabumulih Timur.

Malam itu, mobil Avanza yang ditumpangi Anggi beserta seorang lainnya distop petugas kepolisian yang tengah melaksanakan razia. Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan tas.

Setelah dibuka, ternyata isi tas tersebut berupa pakaian PDL lengkap dengan Atribut dan baju yang bertuliskan nama ANGGI N dengan pangkat Bripda. Petugas yang tidak mau kecolongan kemudian mencocokan nama yang ada di pakaian tersebut dengan kartu identitasnya untuk memastikan kepemilikan barang.

Setelah itu, petugas kemudian menanyakan KTA yang bersangkutan, namun dirinya tidak bisa menunjukkan KTA yang dimaksud. Guna kepentingan pemeriksaan, Anggi kemudian dibawa ke Mapolres Prabumulih beserta barang buktinya berupab1 helai baju pdl lengkap atributnya, 1 helai celana pdl warna coklat, 1 pasang sepatu pdl dan 1 bh kopel pdl.

Dihadapan petugas kepolisian, Anggi mengaku jika dirinya bukanlah anggota polisi. Pakaian serta atribut polisi itu ia beli di pasar cinde seharga Rp 840 ribu. Itu ia lakukan untuk menghibur diri setelah gagal jadi polisi pada saat test terakhir pada 2016 lalu.

"Setelah kita interogasi ternyata pakaian itu baru di beli di pasar Cinde karena ia gagal saat tes pantohir Polisi 2016," ungkap Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto.

Lebih lanjut Eryadi menuturkan pihaknya hanya memberi peringatan kepada yang bersangkutan, selanjutnya dipulangkan setelah petugas memanggil kedua orang tuanya.

"Karena tidak ada korban jadi dikembalikan ke orangtuanya. Namun, kita menyita BB yang ia bawa untuk mengantisipasi tindak penipuan," terangnya.[sri]






Komentar Pembaca
Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00