Ternyata...1.300 Warga Papua Disandera Orang Sekampung Sendiri

Kriminal  SENIN, 13 NOVEMBER 2017 , 20:56:00 WIB

Ternyata...1.300 Warga Papua Disandera Orang Sekampung Sendiri

Tembagapura, Papua/net

RMOL. Hingga hari ini, aparat keamanan belum berhasil membebaskan 1300 warga Papua yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tembagapura. Yang mengejutkan, ternyata para penyandera justru tinggal di kampung itu juga.

Mabes Polri mengeluarkan pernyataan terbaru terkait penyanderaan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap warga dua desa di wilayah Tembagapura, Papua.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, menyebut dua Desa Banti dan Desa Kimberly di Pegunungan Tembagapura, adalah basis dari KKB tersebut.

"Memang mereka (KKB) kampungnya di situ, kampungnya ada di sekitar situ. Makanya diketahui identitas mereka itu ada di sekitar kampung di Banti maupun di Kimberly," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/11).

Persembunyian kelompok ini adalah Kampung Banti, Kampung Kimberley dan Kampung Utikini di pegunungan Tembagapura.

"Kelompok itu memang basisnya di situ. Pernah saya ceritakan bahwa di kampung itu tinggal sekitar 300 orang pendatang, ada orang Jawa, ada orang Makassar, kemudian yang seribu orang itu adalah warga setempat," terangnya seperti diberitakan RMOL.Co.

Sampai saat ini, lanjut Setyo, Polres Mimika telah menetapkan 21 orang masuk dalam daftar pencarian alias DPO terkait penyanderaan sekitar 1300 warga dua desa.

"Mereka juga diketahui sering naik dan turun gunung ke kampung-kampung. Kampung tersebut diketahui susah untuk dijangkau," jelas Setyo.

Kabar terakhir yang redaksi dapatkan, penyanderaan masih terus berlangsung hingga sekarang. Kepolisian belum menemukan cara untuk bernegosiasi atau melepaskan para sandera. Kepolisian pun kesulitan berkomunikasi dengan warga yang ditahan.

Sampai sekarang Polri dibantu TNI masih menggunakan cara-cara persuasif untuk meminimalisir jumlah korban. [ida]

Komentar Pembaca
Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00