RMOLSUMSEL

Home     


BUGIL DEMI MENDAPATKAN IPHONE X, YEVGENYA DAPAT KEMALANGAN
SABTU, 11 NOVEMBER 2017 , 17:56:00 WIB
LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

  

RMOL. Seorang guru magang dipecat pihak sekolah karena ulahnya yang memalukan. Dalam satu video terlihat ia menari bugil di sebuah klub malam guna memenangkan smartphone produksi Apple, iPhone X.

Dikutip dari Harian The Sun hari ini, Sabtu (11/11), gadis itu bernama Yevgenya berusia 19 tahun. Dia seorang mahasiswi dari Kota Troitsk, Rusia Tengah.


Dalam kompetisi di klub malam itu, terlihat mahasiswi cantik ini dengan sukarela melepas busananya. Dalam video yang kini beredar luas, tampak dia dikerumuni banyak orang dengan sorakan  dan tepuk tangan yang begitu gemuruh.

Akan tetapi, bukannya iPhone X yang didapatkannya melainkan malu setelah video tanpa busana miliknya menyebar dan membuatnya dikeluarkan dari kampus.

Kejadian yang menimpa gadis 19 tahun itu terjadi pada sebuah acara di sebuah klub di Kota Troitsk di wilayah Oblast Chelyabinsk, Rusia tengah.

Acara itu diselingi kompetisi dimana siapapun yang telanjang akan memenangkan iPhone X.

Tergiur smartphone terbaru itu, Yevgenya pun maju ke depan dan melepas satu persatu pakaiannya.

Dalam video terlihat gadis itu hanya berusaha melindungi bagian dadannya dengan kedua tangannya.

Rekaman yang diambil seorang penonton juga menunjukkan bagaimana momen saat host mendorongnya untuk melepas baju dan celana dalamnya.

Namun, setelah bugil di depan umum, ternyata dia gagal memenangi iPhone. Oleh pembuat kompetisi, gadis itu hanya diberi ponsel yang lebih murah, yang kemudian dicuri dari tasnya pada malam yang sama.

Kesialannya berlanjut setelah video terlanjangnya tersebut diposkan secara online awal pekan ini dan sampai pada ke pihak berwenang di Akademi Pedagogi tempat dia menjadi pelajar. Dia pun dikeluarkan.

“Kami menikmati diri kita sendiri, minum, lalu kompetisi dimulai. Host mulai dengan anak laki-laki, dan kemudian giliran saya,” tutur Yevgenya terkait kejadian memalukan yang menimpanya.

Ibu Yevgenya, Elena mengatakan bahwa dia khawatir dengan putrinya namun bertekad untuk tidak berdebat dengannya.

Elena berkata: “Dia bukan anak 15 tahun, dia harus berpikir dengan kepala sendiri kemana tujuannya. Dia adalah orang yang tenang dan melakukan apa yang orang lain katakan padanya.”  [ida]


Baca juga:
BERTERIAK SAAT ORGASME, NEGARA INI TERTINGGI CAPAIAN KEPUASAN
JADI NEGARA KE-24, SENEGAL MELAJU KE PIALA DUNIA 2018
10 PEMBALAP INILAH Y ANG LOLOS KE KUALIFIKASI 2 MOTOGP VALENCIA
SETNOV TERSANGKA LAGI, WAPRES: SERAHKAN SAJA KE PROSES HUKUM
TANGKAP PEJABAT-PANGERAN, PANGERAN MOHAMMED KINI DIELU-ELUKAN


Komentar Pembaca






Berita Populer

Bupati Muak dengan Pejabat yang "Minta Alem"
Nikmat Sesaat: Buat Video Mesum, 5 Pelajar Ini Rasakan Akibatnya
Periksa Gigi Gratis di Rumah Sakit Gigi dan Mulut