RMOLSUMSEL

Home     


PERANGKAT DESA TAK PAHAM TUPOKSI, KE LAUT AJA..
JUM'AT, 10 NOVEMBER 2017 , 15:42:00 WIB
LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

ILUSTRASI/NET
  

RMOL. Untuk meningkatkan kapasitas tugas pokok serta fungsi (tupoksi) aparatur pemerintah desa, maka Pemerintah Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar pelatihan yang dipusatkan di kantor Desa Belimbing, kemarin (9/10).

Kegiatan pelatihan tersebut diikuti seluruh perangkat desa, BPD dan para RT.

Di kesempatan itu, Camat Peninjauan Feri Iswan, mengajak kepada peserta pelatihan untuk lebih meningkatkan tupoksinya agar terwujud tata kelola pemerintahan desa dan keuangan desa yang profesional, transparan dan akuntabel.

“Mari kita bersama-sama meningkatkan kapasitas dan tupoksi masing-masing dalam rangka memajukan desa ini serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju desa mandiri dan berinovasi,” ajak Camat.

Menurutnya, dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan desa, maka perangkat desa harus memahami pedoman dan aturan teknis penyelenggaraan pemerintahan desa antara lain UU desa No.6 tahun 2014 dan PP No 43 tahun 2014

“Selain itu aparatur pemerintah desa juga harus memahamai Permendagri N.83 tahun 2015 serta Perda OKU No.6 tahun 2016 dan Perbup OKU No.42 tahun 2016 yang mengatur petunjuk teknis mekanisme pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa serta tupoksinya,” tegas Camat.

Sementara Kades Belimbing, Yusman berharap agar perangkat Desa Belimbing dapat lebih memahami dan menambah wawasan dalam melaksanakan tupoksinya sebagai aparatur pemerintahan desa.

Sementara itu, Alex Tarmizi sebagai nara sumber dari Dinas PMD OKU mengatakan, bahwa pelatihan ini dianggap penting untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perangkat desa dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai pembantu Kepala Desa dalam penyelenggaran pemerintahan desa.

“Pelatihan ini diharapkan juga dapat memberikan pemahaman dalam penyelenggaraan pemerintahan desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memberikan penajaman orientasi atas pelaksanaan hak dan kewajiban sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa guna pemantapan penyelenggaraan pemerintahan desa,” jelasnya.

Dengan demikian, dari kegiatan ini diharapkan seluruh perangkat desa yang mengikuti pelatihan dapat memahami tugas dan kewenangannya sehingga kegiatan pemerintahan desa dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada sehingga dapat tercapai kehidupan masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya.[rik]


Baca juga:
DPRD OKU NGERASA BISA BANTU PIUTANG JAMSOSKES OKUS DAN OKUT
PEMBORONG TAK PROFESIONAL, SISA GALIAN DITINGGAL BEGITU SAJA
BANK SAMPAH TERBESAR DI OKU INI JUSTRU JADI "SAMPAH"
BENCANA LONGSOR DI OKUS TIMBUN SEBUAH RUMAH, 1 TEWAS
JUJUR! KADES INI AKUI PALSUKAN TANDATANGAN DEMI SPJ


Komentar Pembaca






Berita Populer

Lapar, Belasan Buaya Serang Warga
Jangan Dijual, Batu Akik Jenis Ini Sudah Langka
Harmoni Khatulistiwa Harumkan Nama Indonesia