RMOLSUMSEL

Home     


PEMBORONG TAK PROFESIONAL, SISA GALIAN DITINGGAL BEGITU SAJA
JUM'AT, 10 NOVEMBER 2017 , 11:25:00 WIB
LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

SAMPAH SISA GALIAN JALAN LINTAS BATURAJA-MUARADUA/RMOLSUMSEL/M WIWIN
  

RMOL. Warga yang kerap melintas di Jalan Baturaja – Muaradua, tepatnya di Desa Penyandingan Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengeluhkan tumpukan tanah bekas galian proyek drainase (pembangunan siring) yang teronggok di atas badan jalan.

Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tumpukan tanah yang tak kunjung diangkat tersebut dikhawatirkan akan masuk kembali ke dalam siring yang telah selesai dikerjakan itu. Apalagi setiap hujan turun.

Pantauan di lapangan pada Jumat (10/11), panjang tumpukan tanah itu  mencapai 30 meter lebih di sisi kiri bahu jalan jika melintas dari arah Muaradua. Diduga, tanah sisa proyek siring itu sudah teronggok di badan jalan selama berbulan-bulan. Saking lamanya, gundukan tanah tersebut sudah ditumbuhi rumput-rumputan.

Nah, kondisi itu tentu sangat menyulitkan dan membahayakan bagi pengendara yang berlintasan dari kedua arah. Kendaraan khususnya roda empat harus bergantian saat melintas di jalan tersebut. Jika tidak, akan bertabrakan.

Mimin Jakfar, salah satu tokoh pemuda kecamatan Lengkiti, yang kerap melintasi daerah itu mengaku sangat terganggu adanya gundukan tanah tersebut. Kata dia, gundukan sampah itu sudah lama dibiarkan begitu saja oleh pemborong pengerjaan siring di desa tersebut.

"Tolonglah dibersihkan tanah sisa penggalian borongan siring ini, karena menganggu akses jalan lintas Baturaja-Muaradua. Pekerjaan selesai, tapi jangan pengguna jalan jadi korbannya," cetus Mimin.

Diungkapkanya, gundukan tanah itu cukup lama dibiarkan. Ada sekitar 4 bulan ini. Namun sampai sekarang tidak ada itikad baik pihak pemborong untuk membersihkan sisa kerjaan. Selain mengganggu pengendara, keindahan pun jadi tak elok.

"Pemborong dapat hasil, pengguna jalan dapat ketidaknyamanan. Kami ini bayar pajak lewat jalan itu, tolong diperhatikan. Kenapa waktu pengerjaan pake alat berat, tapi sisa tanahnya tidak dibuang," sesalnya.[rik]


Baca juga:
PALSUKAN TANDATANGAN DEMI SPJ DANA DESA
ZEBRA BIKIN PEMBUATAN SIM MENINGKAT
KADES DIMINTA BERI PEMAHAMAN PADA WARGA TENTANG MANFAAT KARTU INI
KPU OKU BANYAK TEMUKAN KEGANDAAN, TAPI BELUM BISA DIRINCI
BUPATI JAMIN AKAN MAIN BERSIH


Komentar Pembaca






Berita Populer

Situasi Terkini Sumsel Jelang Natal Tahun Baru
Lagi Mancing, Tewas Ditabrak Kereta API!