Pernikahan Anak Jokowi Dibilang Lebay

Politik  SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 14:41:00 WIB

Pernikahan Anak Jokowi Dibilang Lebay

Bobby-Kahiyang/NET

RMOL.Wakil Ketua DPR,Fahri Hamzah  menyindir jumlah tamu yang diprediksi mencapai 8.000 itu terlalu berlebihan dan tidak sejalan dengan Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Dulu katanya revolusi mental, katanya nggak boleh ngundang pejabat lebih dari 400," ujar Fahri Hamzah saat ditemui di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/11), seperti diberitakan RMOL.

"Saya mohon maaf, saya bukannya tidak menghormati adat dan budaya tapi menurut saya mbok ya sederhana saja lah," lanjutnya

Dibandingkan acara mantu pertamanya Jokowi, Fahri menilai kali ini resepsi nikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution lebih wah.

"Sekarang kok kelihatannya kayak lebih gitu loh," cetusnya.

Fahri tidak merinci surat edaran Kemenpan RB yang dimaksudnya. Namun, Kemenpan RB di era Menteri Yuddy Chrisnandi pernah mengeluarkan SE Nomor 13 Tahun 2014 tentang Gerakan Hidup Sederhana.

Surat yang keluar pada 20 November 2014 itu, merupakan tindak lanjut perintah Presiden pada Sidang Kabinet kedua tanggal 3 November 2014, soal kesederhanaan hidup bagi seluruh penyelenggara negara guna mewujudkan good governance.

Fahri sendiri mengaku turut diundang dalam pernikahan Kahiyang-Bobby, tapi tak bisa hadir lantaran tugas piket sebagai pimpinan dewan di masa reses.

"Saya piket," ucap Fahri.

Acara resepsi pernikahan putri semata wayang Jokowi dengan pria asal Sumatera Utara akan digelar besok (Rabu, 8/11) di Gedung Graha Saba Buana Solo. Diperkirakan 8.000 tamu undangan akan hadir, yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat seperti pejabat negara, relawan, masyarakat sekitar, serta kerabat dekat.[sri]



Komentar Pembaca
Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00