RMOLSUMSEL

Home     


ZAPLIN IPANI
AWALNYA CUMA IKUT PARTISIPASI, KINI JADI PUCUK PIMPINAN DPRD
SABTU, 04 NOVEMBER 2017 , 14:35:00 WIB

RMOLSUMSEL
  

RMOL. Karir politik Zaplin Ipani, sebagai politisi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tergolong moncer. Dari jabatan Ketua Partai Golkar di Kecamatan Sosoh Buay Rayap OKU, kini jadi pucuk pimpinan di DPRD Kabupaten OKU.

Amanah itu ia dapatkan setelah Ketua DPRD sebelumnya yakni Johan Anuar, maju sebagai Calon Wakil Bupati OKU pada Pilkada Bupati (Pilbup) OKU 2015 lalu, berpasangan dengan H Kuryana Azis sebagai Calon Bupatinya.

Johan dan Kuryana pun menang di Pilbup waktu itu, sehingga jabatan ketua DPRD harus di PAW-kan. Dari enam anggota DPRD asal Partai Golkar di DPRD OKU, Zaplin-lah yang ketiban durian runtuh menjadi ketua DPRD menggantikan Johan Anuar.

Kepada rmolsumsel, suami dari Rita Zaplin, itu sudah sekitar 14 tahun bergelut di dunia politik. Namun, awal terjun ke politik, kata Zaplin, dirinya hanya sekedar ingin ikut berpartisipasi sebagai anggota saja.

“Di politik, saya baru 15 tahun. Persisnya sejak tahun 2004 silam. Awalnya sekedar berpartisipasi saja di Partai Golkar OKU,” kata Zaplin saat dibincangi di ruang kerjanya baru-baru ini.

Nah, niat sederhana Zaplin yang saat itu telah menggeluti bisnis perdagangan, rupanya mendapat support dari keluarga. Kata Zaplin, keluarga terutama kedua orang tuanya kepingin ada generasi dari silsilahnya yang menjadi politisi.

“Ada dorongan keluarga juga. Mereka ingin muncul dari kami seorang politisi. Mengapa begitu, karena jadi politisi juga dianggap banyak nilai kebaikan, dalam hal berbuat untuk masyarakat banyak dan keluarga, serta untuk ibadah,” jelas pria kelahiran 14 Agustus 1977 ini.

Di tahun 2004 itu, saat dirinya baru terjun ke dunia politik, ayah empat orang anak ini dipercaya menjadi Ketua Partai Golkar di Kecamatan Sosoh Buay Rayap.

Karirnya di kepengurusan partai berangsur naik pada tahun 2009. Dimana, alumnus STIE Jayakarta Jakarta itu dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Pemerintahan DPRD dan Parpol di DPD Partai Golkar OKU, sampai sekarang.

Di tahun itu pula (2009), Zaplin berkeinginan mencicipi duduk di dewan. Dan kebetulan pula, saat itu keluar aturan baru yang mendorong dirinya ingin ikut berkompetisi dalam Pileg.

“Ya, enam bulan sebelum Pileg 2009, keluar putusan bahwa Pileg berdasarkan suara terbanyak. Niat awal tadi yang hanya sekedar berpartisipasi, langsung saya seriusi karena adanya aturan itu,” imbuhnya.

Tuhan pun berkehendak, sehingga pada akhirnya Zaplin terpilih sebagai anggota dewan pada periode 2009-2014. Dan saat ini, merupakan periode keduanya duduk sebagai wakil rakyat di DPRD OKU.

Lalu bagaimana rasanya jadi ketua DPRD? Kata Zaplin, tentu sangat berat. Beban pekerjaan banyak. “Dari segi pekerjaan, bebannya banyak. Sebagai wakil rakyat, bebannya juga berat. Kalau dulu (waktu hanya sebagai anggota dewan,red), mungkin saya hanya mewakili Dapil saja. Sekarang posisinya mewakili OKU secara keseluruhan,” bebernya.

Meski begitu, dirinya berprinsip menjalani pekerjaan tersebut bagai air mengalir saja. [muhammad wiwin]


Baca juga:
JALAN RUSAK, WARGA OKU CUMA BISA NGAREP..
38 JUTA SIM PRABAYAR SUDAH DIREGISTRASI
SAAT JUMAT BERSIH, BUPATI PERGOKI SUKARNO DI BAWAH KOLONG JEMBATAN
BUDAK INI HAMPIR MATI SIA-SIA, KALAU TIDAK..
PEMKAB OKU BAKAL NGUTANG, PROGRAM BANYAK DIPANGKAS


Komentar Pembaca






Berita Populer