RMOLSUMSEL

Home     


DI LAHAT, RAMAI-RAMAI WARGA TOLAK ANGGOTA PANWASCAM
SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 22:37:00 WIB
LAPORAN: ANDI SYAHRIAL

ILUSTRASI/NET
  

RMOL. Sebanyak 142 warga Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, menolak anggota Panwascam berinisial EJ. Ia yang merupakan hasil seleksi 16 Oktober lalu ini dituding tidak memiliki integritas dan kapasitas sebagai anggota panwaslucam.

Tokoh pemuda Jarai Idris menuding, kelulusan EJ karena intervensi organisasi kepemudaan yang dipimpinnya. Karena itu ia mendesak, hasil seleksi Panwascam Jarai harus dibatalkan.

"Penguman hasil seleksi itu aneh, yaitu diumumkan malam hari. Kami minta hasil seleksi ditinjau ulang," katanya kepada wartawan, usai melaporkan mosi tidak percaya itu kepada DPRD dan Panwaslu Kabupaten Lahat, Senin (23/10).

Menurutnya, kelulusan EJ sarat nipotisme. Sebab yang bersangkutan merupakan ketua organisasi pemuda di Jarai. Salah satu anggota Panwaslu Kabupaten Lahat juga tergabung dalam organisasi pemuda itu.

"Bukan saja 142 orang ini yang menolak, kalau dibutuhkan kami bisa bawa lebih banyak. Bukan saja DPRD dan Panwaslu, laporan kami ini juga akan dikirim ke Bawaslu Sumsel dan Bupati Lahat," katanya.

Pidi Karol, warga Desa Sadan Kecamatan Jarai , menyatakan bahwa EJ tidak layak menjabat  panwascam. Di samping masih menjabat Wakil Ketua BPD Desa Sadan, EJ berdomisili di Desa Pagar Kaya Kecamatan Suka Merindu.

"Kami minta Ketua Panwaslu Lahat meninjau ulang hasil seleksi itu," katanya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Lahat, Septasa Andrian dikonfirmasi wartawan menyatakan, sudah menerima laporan tertulis itu. Namun, panwaslu akan mempelajari laporan itu.

"Namanya laporan masyarakat akan kita tanggapi semua, tapi juga harus dilampirkan dengan bukti-bukti otentik. Jika dikatakan tidak berintegritas, jujur, dan adil, silakan lampirkn bukti-buktinya. Kalau hanya sekedar tanda tangan, akan kita verifikasi lagi keabsahannya, siapa tau ada yang palsu," katanya, seraya mengatakan pihaknya belum mendapat jadwal pelantikan panwascam dari Bawaslu.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Parhan Berza mengatakan, akan mengundang Panwaslu, Panitia Seleksi dan unsur masyarakat dari 21 desa di Kecamatan Jarai.

"Secepatnya kami agendakan. Kalau betul terjadi kekurangan, minta ditinjau ulang, termasuk panitia seleksi diberikan sanksi," tegasnya. [ida]


Baca juga:
USAI TES PANWASLUCAM LAHAT, SOAL DAN JAWABAN DIMUSNAHKAN
TERKENA KAKI GAJAH, WARGA LAHAT TERANCAM CACAT SEUMUR HIDUP
REKLAME DI LAHAT TERNYATA BANYAK KADALUARSA
HEBAT! LAHAT GAET FERRY ROTINSULU TUKANGI TIM PORPROV
HEBAT! 4 OKTOBER WINGS AIR TERBANGI PAGARALAM SETIAP HARI


Komentar Pembaca






Berita Populer

Rakerda PAN Kacau, Herman Deru 'Balik Belakang'
Orang PAN Ingin “Aman”
Ketua PAN Didesak Mundur, Eko: Legowolah, Itu Lebih Terhormat!