RMOLSUMSEL

Home     


UNGGULAN INDONESIA KETEMU IRAN DI SEMIFINAL
SABTU, 21 OKTOBER 2017 , 20:20:00 WIB
LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

  

RMOL. Tim Putra 1 Indonesia (Chandra/Asfiya) berhasil lolos di semi final test event Asia Pasific Beach Volleyball, setelah berhasil menumbangkan tim putra Jepang 1 Takahashi/shiratory dengan poin 2-0 (21-17, 21-13),

Sebelumnya tim putra dua (Gilang/Danang) dan juga tim putra tiga (Imtaq/Gunawan) harus gugur di babak penyisihan.

Hasil ini membuat pasangan Chandra/Asfiya harus berhadapan dengan tim Iran (Rahman Roufi/ Bahman S) yang juga berhasil lolos  di semi Final, Minggu (22/10).

Menurut pelatih Tim Volli Pantai Indonesia Koko Prasetyo, dalam menghadapi Iran ia mengaku telah mengantongi cara bermain pemain Iran, mengingat timnya sudah beberapa kali di pertemukan dan beradu duel di beberapa kejuaran Asia lainnya.

"Sebenarnya kita sudah pernah bertemu dengan tim Iran di beberapa kejuaran asia tim, mereka punya aura tersendiri bagi tim Indonesia, tapi memang saya sudah wanti wanti jangan ikut irama mereka, jadi kalau ikut irama bisa bahaya, karena mereka punya kecepatan yang kuat,"ujarnya

Sedangkan Asfiya mengaku sangat bersyur atas hasil yang telah timnya peroleh, meskipun di set pertama tim Indonesisa sudah terlebih dahulu mengunci kemenangan di babak pertama.

"Allhamdillah saya sangat senang meskipun beberapa kali kita harus jatuh bangun untuk bisa menyelamatkan bola, namun saya bersyukur kita bisa masuk semifinal,"ujar Asfiya

Diakui Asfiya, meskipun timnya telah masuk di empat besar, persaingan berat jelas terasa, mengingat lawan lawan yang di hadapi pun merupakan lawan yang tidak mudah untuk di remehkan.

"Kalau saya tidak pernah meremehkan tim tim lain, semuanya sama sama berbahaya,"tutur pria yang sering di sapa Yaya ini.

Sementara itu untuk Unggulan Putri Indonesia , Dhita/Putu , harus gugur saat berhadapan dengan tim Australia Artacho del solari/ Clancy, dengan skor 2-0 (21-9, 21-14) , saat babak penyisihan 8 besar.

Menanggapi kekalahan ini, salah satu tim unggulan putri Indonesia Dhita, dirinya mengatakan telah berusaha semaksimal mungkin, akan tetapi tim Australia memang sejak awal mampu memimpin pertandingan, selain itu dhita juga membeberkan cuaca panas di lapangan membuat dirinya belum bisa beradaptasi.

"Saya sendiri sudah berusaha dengan maksimal, tapi mungkin juga karena belum adaptasi sama cuaca dilapangan , makanya nggak bisa memplester semuanya," ujarnya

Diakui Dita, Australia merupakan salah satu tim yang mempunyai rekor gemilang mengingat, tim asal negeri kangguru ini pernah mencicipi naik podium pada Kejuaraan dunia di Beijing, China.

"Iya, Austalia ini merupakan salah satu musuh yang kuat, karena Austalia sendiri merupakan juara saat kejuaraan Osaka Jelang dan juga kejuaraan dunia di China,"pungkasnya. [yip]


Baca juga:
ATLET LUAR AJA PUJI JSC
DUO SFC NONTON VOLI PANTAI
BUKA KEJUARAN ASIA PASIFIC BEACH VOLLEYBALL
13 NEGARA RAMAIKAN ASIA PASIFIC BEACH VOLLEYBALL
ATLET VOLI PANTAI MANCANEGARA MULAI BERDATANGAN


Komentar Pembaca






Berita Populer

Tim Sepakbola PALI Seperti Dikebiri
Terus Semangat, Sriwijaya FC Ikut Turnamen Walikota Padang
Muba Tantang OKI di Laga Perdana