RMOLSUMSEL

Home     


GURU DI MUBA BELAJAR SAMPAI KE AUSTRALIA
JUM'AT, 20 OKTOBER 2017 , 09:11:00 WIB

  

RMOL. Peningkatan kualitas guru dan implementasi kurikulum standar Internasional, bertahap mulai diterapkan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Melanjutkan Lighthouse School yang di prakarsai oleh Putra Sampoerna Foundation-School Development Outreach (PSF-SDO) kini Pemerintah Kabupaten Muba mendatangi sekolah top di Australia yakni Margaret River Senior High School (MRSHS) Perth.

"Setelah kunjungan ini, nantinya bertahap guru mulai dari jenjang SD-SMA sederajat di Kabupaten Muba akan belajar dan menambah wawasan di Margaret River Senior High School, Perth Australia. Program ini juga diperuntukan bagi Kepala Sekolah dan Siswa dan biaya selama disana nantinya akan disiapkan Pemkab Muba," ujar Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin saat penjajakan kerja sama dengan Margaret River Senior High School (MRSHS), Perth Western Australia, Rabu (18/10).

Menurutnya, langkah yang dilakukan ini untuk mengirim tenaga pendidik ke MRSHS Perth Australia merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Muba.

"Jadi, tenaga pendidik di Muba ini bisa paham bagaimana nantinya mengimplementasikan sistem belajar berbasis kurikulum yang berstandar internasional. Setelah guru di Muba belajar di MRSHS Perth Australia nantinya, tentu akan diterapkan di sekolah-sekolah di Muba dan dampaknya siswa di Muba dapat pemahaman sistem pembelajaran standar Internasional," terangnya.

Dikatakan, Pemkab Muba sengaja memilih MRSHS Perth Australia untuk dijadikan pusat belajar guru di Muba dikarekanan MRSHS sudah teruji kualitas pendidikan guru dan siswanya. "Setiap guru, Kepala Sekolah, dan siswa yang berangkat ke MRSHS nantinya diberikan waktu satu minggu untuk belajar dan langsung di imbaskan ke sekolah masing-masing," jelas alumni University Libre de Bruxelles Belgia ini.

Sementara itu, Direktur PSF-SDO Gusman Yahya menyebutkan kerja sama antara PSF-SDO, MRSHS, dan Pemkab Muba merupakan salah satu bentuk kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. "Ini wujud sinergi antara korporasi, pemerintah, dan komunitas sekolah sangatlah penting dalam mewujudkan Lighthouse School Program sebagai sekolah binaan PSF-SDO” ujarnya.

Lanjutnya, penanda-tanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PSF dan MRSHS merupakan awal kolaborasi dalam memberikan pengalaman belajar internasional kepada seluruh Lighthouse School di Indonesia.

"Adapun school partner program ini merupakan bagian dari Lighthouse School Program dimana para guru, kepala sekolah, dan siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar di MRSHS selama 1 minggu untuk kemudian diterapkan di sekolah masing-masing," urainya.

Headmaster Margareth River Senior High School (MRSHS) Perth Australia, Andrew Host menuturkan pihaknya menyambut baik kerjasama antara Pemkab Muba dengan MRSHS. "Ini salah satu bentuk sinergi dalam memberikan kesempatan belajar kepada siswa dan guru untuk mewujudkan sebuah sekolah yang berkualitas," imbuhnya.

Andrew menambahkan, setelah MoU ini dirinya akan melakukan kunjungan balasan ke Kabupaten Muba. "Kerjasama ini harus dibina dengan baik, dan saya akan berkunjung ke Muba juga nantinya untuk menjadi pembicara dalam kegiantan School Leader Conference di bulan April 2018 mendatang," tukasnya.

Sebelumnya juga Pemkab Muba sudah menggandeng Sampoerna University (SU) pada Mei lalu, untuk kerjasama menerapkan sistem pembelajaran digital yang diperuntukkan di sekolah-sekolah Kabupaten Muba. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus mengembangkan pendidikan di MUBA, berbagai program lain juga akan dihadirkan demi menyiapkan generasi masa depan yang  berkompetensi global.[rik]


Baca juga:
SIDANG KASUS DUGAAN PENGEROYOKAN URUNG DITETAPKAN
KORBAN KEBAKARAN DAPAT BANTUAN, DENGAR CURHATAN MEREKA..
TOTAL 33 RUMAH DISAPU ANGIN PUTING BELIUNG
TIGA PARPOL DI LAHAT TIDAK CUKUP SYARAT
SETELAH POLDA, ANIES BASWEDAN DILAPORKAN LAGI KE BARESKRIM


Komentar Pembaca






Berita Populer

Perkuat Basis, PDIP Konsolidasi Bentuk Guraklih
Muba Terima Penghargaan Peduli HAM
Kunjungi Asrama Ranggonang, Dodi Dengar Curhatan Mahasiswa