Galian Tak Sesuai Rekomendasi, Noerdin Panji Rusak

Alex Minta PT Pertagas Bertanggungjawab

PEMPROV SUMSEL  KAMIS, 19 OKTOBER 2017 , 09:09:00 WIB

Alex Minta PT Pertagas Bertanggungjawab

Gubernur Sumsel dan Dirut PT Pertagas/RMOLSUMSEL

RMOL. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin menyesalkan penggalian Pembangunan Pipa Gas Grissik-Pusri (PGGP) dan PLN yang tidak sesuai dengan rekomendasi.          

Menurut Alex, pengerjaan jaringan utilitas setidaknya harus berada 6,5 meter paling minimal dari bahu jalan, bukan 0,5 meter dari bahu jalan, karena itu Alex tetap memutuskan penyetopan pengerjaan.

"Untuk diketahui, pemberhentian pengerjaan ini, dikarenakan memasuki daerah ruang manfaat jalan (Rumaja). Dimana kedepan dimungkinkan ada perkembangan maupun pelebaran jalan. Rumaja sendiri merupakan ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar, tinggi dan kedalaman tertentu yang ditetapkan oleh penyelenggara jalan dan digunakan untuk badan jalan, saluran tepi jalan, dan ambang pengamannya," kata Alex Noerdin yang terungkap dalam audiensi Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin bersama PT Pertamina Gas (Pertagas), di Griya Agung Rabu (18/10).

Alex menegaskan, akibat penggalian pembangunan PGGP dan PLN yang tidak sesuai rekomendasi tersebut berakibat pada kerusakan parah di kawasan Jalan Noerdin Pandji. Diapun meminta jalan tersebut segera diperbaiki, mengingat saat ini kerusakan yang terjadi sudah mengenai geotekstil.

Dikethaui bahwasannya geotekstil sendiri merupakan lembaran sintesis yang tipis, fleksibel digunakan untuk stabilisasi dan perbaikan tanah merupakan cara modern untuk perkuatan tanah rawa.

"Peringatan ini bukan main-main, perbaiki yang rusak, silahkan lanjutkan sesuai tekhnis yang seharusnya," tegas Alex.

Oleh sebab itu Alex menyesalkan adanya penggalian yang tidak sesuai dengan rekomendasi yang sudah ada. Atas dasar itu pula dia meminta pihak Pertagas untuk bertanggung jawab dalam masalah ini. Menurutnya kerusakan geotekstil tersebut sangat tidak diharapkannya.

"Dalam waktu singkat jalan ini hancur dan airnya naik lagi. Jadi apapun kerusakan yang disebabkan oleh kontraktor Pertagas harus diperbaiki," ungkapnya.[rel/rik]

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00