RMOLSUMSEL

Home     


GANJAR: SAYA BUKA TABIR GELAP PROYEK KTP-EL
JUM'AT, 13 OKTOBER 2017 , 14:14:00 WIB

GANJAR PRANOWO/NET
  

RMOL. Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ganjar Pranowo kembali menegaskan bahwa dia tak pernah menerima uang sepeserpun dari proyek pengadaan e-KTP.

"Saya enggak pernah nerima tuh, enggak pernah terima," katanya Ganjar sesaat sebelum sidang tindak pidana korupsi (Tipikor) kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor kepada RMOL (Induk RMOLSumsel), di Jakarta Pusat, Jumat (13/10).

Dalam persidangan sebelumnya, Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan adanya pemberian uang senilai 1,2 juta dolar AS dari mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto e-KTP untuk anggota Komisi II DPR melalui Miryam S Haryani.

Ganjar juga membantah itu. Politisi PDI Perjuangan ini bahkan menyebut dirinya sempat tiga kali ditawari sejumlah uang oleh Miryam. Namun semuanya ditolak mentah-mentah.

"Enggak (menerima uang e-KTP sepeserpun), kalau itu kamu tinggal baca hasil persidangan yang dulu saja. Pertanyaannya agak usang, kecuali kamu ada yang baru boleh deh saya jawab. Pernah dengar enggak, saya pernah dikasih sama wartawan bocoran yang pemeriksaan Miryam Yani itu saya menolak terus itu tiga kali, waktu dikonfrontasi di KPK sama Bu Yani dikonfrontir, kalau Pak Ganjar enggak dikasih," tegasnya.

Untuk itu, Ganjar menegaskan bahwa kedatangannya dalam sidang Tipikor memiliki niat baik. Yakni membuka tabir gelap proyek yang merugikan uang negara sebesar Rp 2,3 triliun itu.

"Jadi saya akan datang dan siap bantu, yang tidak benar kita bongkar," demikian gubernur Jawa Tengah tersebut.[rik]


Baca juga:
GANJAR: SAYA DATANG UNTUK BUKA TABIR GELAP PROYEK KTP-EL
TAK SESUAI SIPOL, BERKAS PDIP DIKEMBALIKAN KPU
FAHRI HAMZAH: TUJUAN KPK KAMPANYEKAN PEJABAT NEGARA MALING
KPU PALEMBANG PERJUANGKAN PEMILIH YANG BELUM KANTONGI E KTP
FADLI ZON: KEPUTUSAN LUHUT MENGUNTUNGKAN YANG ITU-ITU SAJA


Komentar Pembaca






Berita Populer

Setnov Mangkir Lagi, Gimana Nih KPK..
Diduga Amankan Fee Proyek Diatas Rp 100 Juta
Usai Alexis, Anies Tutup Diamond Permanen!