OSO: Freeport Harus Ikut Aturan Main

Politik  KAMIS, 12 OKTOBER 2017 , 07:23:00 WIB

OSO: Freeport Harus Ikut Aturan Main

ilustrasi/net

RMOL. Ketua DPD Oesman Sapta Odang meminta Pemerintah bersikap lebih tegas dan keras ke Freeport mengenai divestasi 51 persen saham. Jika Freeport mencla-mencle lagi, Pemerintah harus berani memutus kontrak atas perusahaan tambang asal AS tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, Pemerintah dan Freeport melakukan negosiasi alot mengenai perpanjangan kontrak pengelolaan tambang emas di Papua. Agustus lalu, Freeport menyatakan setuju melakukan divestasi saham sebesar 51 persen dan berjanji segera membangun pabrik pemurnian konsentrat (smelter).

Namun, awal bulan kemarin, CEO Freeport McMoran Richard Adkerson mengirim surat ke Kementerian Keuangan yang isinya menolak skema divestasi 51 persen saham yang ditawarkan Pemerintah. Setelah dilakukan pertemuan ulang, Menteri ESDM Ignasius Jonan memastikan bahwa Freeport tetap komitmen melakukan divestasi itu.

OSO, sapaan Oesman Sapta, memastikan mendukung upaya Pemerintah untuk melakukan divestasi tersebut. Kepada Freeport, dia meminta agar mengikuti segala aturan main yang diminta Pemerintah. Sebab, Freeport mengelola sumber daya alam milik Indonesia.

"Indonesia harus punya sikap tegas soal divestasi saham Freeport. Mereka harus ikut aturan kita. Ini negara kita, produk kita, mereka harus ikut,” tegas Ketua Umum Partai Hanura itu saat sosialisasi Empat Pilar dan memberi pembekalan kepada ratusan mahasiswa di Universitas Ibnu Khaldun, Bogor, Rabu (11/10).

OSO berharap, negosiasi dengan Freeport itu dapat berjalan lancar. Freeport pun tak lagi mencla-mencle. Dengan begitu, iklim usahan, investasi, dan pemerataan pembangunan di negeri ini dapat berjalan baik.

"Dengan win win solution, perusahaan bisa investasi dengan tenang. Roda ekonomi dan pemerataan pembangunan dapat dinikmati seluruh takyat Indonesia,” tandasnya. [sam]


Komentar Pembaca
Fahri Menduga-duga Alasan Presiden Setujui Revisi
Terbukti Revisi Perkuat KPK, Menkumham Lega..
Revisi UU KPK Disahkan!

Revisi UU KPK Disahkan!

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

KPK Garap Anak Buah Mendag

KPK Garap Anak Buah Mendag

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

Karhutla, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi
RUU KPK Tinggal Disahkan di Paripurna

RUU KPK Tinggal Disahkan di Paripurna

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00