RMOLSUMSEL

Home     


PSSI MELUNAK, INI TANGGAPAN SRIWIJAYA FC
RABU, 11 OKTOBER 2017 , 21:57:00 WIB
LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

SRIWIJAYA FC/RMOLSUMSEL-YIP
  

RMOL. Perseteruan 15 klub kontestan Liga 1 Indonesia dengan PSSI akhirnya mencair, setelah kedua belah pihak antara 15 klub bersama operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI duduk dalam satu meja di Hotel Sultan Senayan, Selasa (10/10).

Sebelumnya 15 klub kontestan melayangkan tuntutan dan mengancam mogok bertanding. Hal itu langsung ditanggapi keras Ketua PSSI Edy Rahmayadi yang akan menghentikan kompetisi. Namun dalam pertemua kemarin malam agenda besar terkait penjelasan dari PTLIB yang akhirnya dipahami oleh semua kontestan.

Berdasarkan keterangan oleh Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) pengelola klub Sriwijaya FC Faisal Mursyid menjelaskan, semua sudah rampung alias tidak ada kendala berjalannya sisa di kompetisi tersebut.

"Terpenting semua masalah sudah selesai dan tidak ada persoalan lagi kompetisi terus berjalan,"kata Faisal dihubungi, Rabu (11/10).

"Pokok masalahnya mendengarkan penjelasan PTLIB disana juga dihadiri oleh pimpinan PSSI. Jadi tidak ada lagi permasalahan lainnya. Saat mendengarkan kita dari Sriwijaya FC dan saya yang ditunjuk mewakili klub ditanyakan tanggapannya kita menerima dan tidak ada masalah," tambahnya.

Lebih lanjut dia mengatakan klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu akan terus berkomitmen melanjutkan kompetisi sampai akhir. Artinya penjelasan yang didapatkan oleh 15 klub disebutnya tidak ada lagi batu ganjalan. Namun Faisal berharap setelah laga selesai harus ada evaluasi agar kinerja kompetisi di tanah air semakin meningkat levelnya.

"Harapan kita dari klub agar ke depan kompetisi semakin baik. Jadi evaluasi dan pembenahan harus dilakukan di kompetisi mendatang," tegasnya.

Sebelumnya Liga sepak bola Indonesia usai sanksi FIFA baru bergulir setahun, langsung muncul masalah dan ancaman boikot 15 klub dan pembubaran Liga 1. Sebanyak 15 klub memang sudah mengancam akan memboikot pertandingan Liga 1, jika tuntutan mereka tak dipenuhi hingga deadline 14 Oktober 2017.

Lima belas klub yang mengancam mogok adalah Arema FC, Barito Putera, Bhayangkara FC, Madura United, Mitra Kukar, Persegres Gresik, Persela Lamongan, Perseru Serui, Persiba Balikpapan, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, PSM Makassar, Borneo FC, Semen Padang, dan Sriwijaya FC.

Mereka yang mengancam mogok meminta tiga aspek kepada operator yang menurut mereka sangat penting dan fair dalam kompetisi Liga 1 2017.
Ketiga aspek tersebut adalah aspek bisnis, teknis, dan legal yang ternyata masih jauh dari harapan. [yip]


Baca juga:
SRIWIJAYA FC USUNG SKEMA SERANGAN CEPAT
SRIWIJAYA FC SIAPKAN JURUS LAWAN PERSIJA
PERCAYALAH, KANDIDAT CAGUB POTENSIAL YANG BEREDAR BAKAL TERELIMINASI
SRIWIJAYA FC KALAH LAGI, ITU MAH BIASA !
INI STRATEGI SRIWIJAYA FC MELAWAN PSM MAKASAR


Komentar Pembaca






Berita Populer

Offroader Kecewa, Even Walikota Cup Berpindah Dengan Kegiatan Lain
Ini Penyebab Meninggalnya Kiper Persela Lamongan
Kalah di Jepang, Marquez Tetap Puncaki Klasemen MotoGP 2017