Waduh! Mantan Ketua DPD Partai Nasdem Dilaporkan Temannya

Kriminal  RABU, 11 OKTOBER 2017 , 21:27:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Waduh! Mantan Ketua DPD Partai Nasdem Dilaporkan Temannya

korban melapor di Polresta Prabumulih/rmolsumsel-dek

 RMOL. Diduga melakukan penggelapan, mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Prabumulih berinisial AJ, dilaporkan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Prabumulih, Rabu (11/10).

Laporan tersebut dibuat oleh Lutfianto bin Hasan (48),  warga Jalan Jenderal Sudirman Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, yang tak lain adalah teman akrab pelaku sendiri.

Warga Jalan KH Ahmad Dahlan RT 03 RW 02 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur ini dilaporkan,  atas tuduhan telah menggadaikan BPKB mobil Toyota Fortuner warna putih nomor polisi BG 805 GCI milik Lutfi ke sebuah leasing tanpa sepengetahuan korban.

Dalam laporan polisi nomor LP/B/262/X/2017/Sumsel/Polres Prabumulih, pria yang menjabat Pimpinan Anak Cabang Partai Nasdem ini mengungkapkan, penggelapan kendaraan tersebut bermula pada 10 Mei 2016 Sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu pelaku AJ meminjam BPKB mobil milik korban dengan keperluan sebagai jaminan dalam pengerjaan proyek pembangunan.

Lantaran telah berteman cukup lama, korban kemudian meminjamkan BPKB mobil tersebut selama enam bulan.

Namun, setelah enam bulan berlalu, pelaku tak kunjung mengembalikan BPKB yang dipinjamannya. Sampai akhirnya terkuat jika BPKB milik korban tersebut telah dileasingkan pelaku. Hal ini diketahui saat salah satu petugas leasing mendatangi kediaman korban menagih pembayaran pinjaman yang telah menunggak.

Mengetahui hal itu, Lutfi yang kesal lantaran telah dibohongi pelaku kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolres Prabumulih.

Kepada sejumlah awak media, Lutfi yang diwakilkan pengacaranya Ade Irama mengatakan jika BPKB mobil milik kliennya tersebut telah dileasingkan senilai Rp 200 juta.

"Kasus ini sudah beberapa kali dimediasi namun tetap tidak ada hasil hingga akhirnya diambil langkah hukum ini," ungkapnya.

Sementara Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti melalui Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

"Benar, laporannya sedang kami proses. Kalau memang terlapor terbukti melakukan penggelapan akan dijerat Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 6 tahun," terangnya. [ida]

Komentar Pembaca
Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00