RMOLSUMSEL

Home     


APA KABAR BANYUASIN TERANG?
YANG ADA ELEKTRONIK RUSAK TAGIHAN LISTRIK BENGKAK
RABU, 11 OKTOBER 2017 , 18:44:00 WIB

ILUSTRASI/NET
  

RMOL. Warga masyarakat di Kabupaten Banyuasin mengeluhkan buruknya pelayanan dan kualitas Listrik, yang sering “Byar-Pet” setiap harinya, sehingga mengakibatkan kerusakan alat elektronik, serta melonjaknya tagihan rekening listrik.

Padahal Pemkab Banyuasin dan PLN Rayon Pangkalan Balai telah mencanangkan program Banyuasin terang sejak semester awal tahun 2017 lalu.

Namun demikian, kejadian pemadaman listrik ini masih terus berlangsung dan terjadi tanpa di duga-duga, dengan volume yang sangat sering setiap harinya, bahkan dalam hitungan detik listrik yang padam, langsung hidup kembali, dan langsung padam lagi, sehingga meningkatkan potensi kerusakan barang elektronik warga.

“Listrik Byar-Pet ini bukan terjadi sekali, atau dua kali dalam sehari, tetapi sangat sering sekali, terutama pada malam hari, sehingga selain mengganggu aktifitas warga, juga memicu kerusakan barang-barang elektronik,” kata Deni warga Kelurahan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin kepada RMOLSumsel, Rabu (11/10).

Sementara di Kelurahan Kayuara Kuning, Kabupaten Banyuasin Budi mengakui bahwa sering Byar-Petnya aliran listrik ini, juga mengakibatkan lonjakan yang cukup tinggi, pada tagihan rekening listrik, yang menjadi beban masyarakat.

“Bayangkan saja pemadaman listrik terjadi secara mendadak, saat malam hari, dimana volume pemakaian listrik di masyarakat cukup tinggi, karena banyak lampu pasti nyala, belum lagi lemari pendingin atau kulkas, kemudian televisi, tetapi belum sempat mencabut kabel alat-alat elektronik, secara tiba-tiba listrik sudah hidup lagi, dan kembali padam, gimana kenaikan tagihan rekening listrik, gak jadi membengkak,” ungkapnya.

Warga masyarakat, mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasi dan pihak PLN Rayon Pangkalan Balai, untuk dapat bertanggung jabab, dan segera mengatasi persoalan ini, sebelum kesabaran warga masyarakat habis, karena akibat kejadian seringnya Listrik PLN Byar-Pet ini, yang menjadi korban, adalah masyarakat, yang notabene merupakan konsumen PLN. 

"Apalagi Pemkab Banyuasin bersama PLN kan telah mencanangkan program Banyuasin terang bukan Banyuasin Byar Pet, mana buktikan. Kalau sekarang ini yang ada elektronik rusak dan tagihan listrik bengkak, siapa yang dirugikan. Ya, masyarakat Bumi Sedulang Setudung," pungkasnya.[bubun/rik]


Baca juga:
KENYATAANNYA 10-12 KALI PEMADAMAN SATU HARI
MULTI SEKTOR HARUS BERPERAN TANGANI GIZI BURUK
PPP UMUMKAN BALON BUPATI/WALIKOTA, DAN GUBERNUR
CAMAT IT II BUAT BANK SAMPAH DI SELURUH KELURAHAN
FOTO BERSAMA GUBERNUR


Komentar Pembaca






Berita Populer

Kakek yang Umpankan Cucu ke Monyet Ditetapkan Tersangka
Ustadz Somad: Bukan Saudaraku se-Aqidah, tapi Saudaraku Senegara
Ustadz Adi Hidayat: Mas Abu Anda Tidak Diakui Sebagai Manusia