RMOLSUMSEL

Home     


APA KABAR BANYUASIN TERANG?
KENYATAANNYA 10-12 KALI PEMADAMAN SATU HARI
RABU, 11 OKTOBER 2017 , 18:25:00 WIB

ILUSTRASI/NET
  

RMOL. Pemerintah Kabupaten Banyuasin telah mencanangkan Banyuasin terang dan terbebas dari pemadaman listrik sebagai langkah memberikan layanan terhadap masyarakat di Bumi Sedulang Setudung.

Hal itu terungkap saat Bupati Banyuasin Ir SA Supriono MM menggelar rapat bersama PT PLN Rayon Pangkalan Balai yang diikuti kepala SKPD dan camat, di Pemkab Banyuasin beberapa waktu yang lalu.

Supriono menegaskan, pihaknya secepatnya akan mencanangkan program tersebut. Untuk itu, dia mohon dukungan masyarakat untuk mengikhlaskan tanaman yang menjulang dekat jaringan listrik untuk ditebang. Sebab yang menjadi penyebab padamnya listrik karena tertimpa ranting dan lainnya.

Supaya program ini terwujud, Supriono berharap Camat untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemangkasan pohon yang menjulang kabel listrik. Dia pun mengaku optimis jika semua itu dilakukan maka Banyuasin terang dan terbebas dari pemadaman listrik akan terwujud.

“Karena bukan hanya sekedar pemangkasan pohon saja, PLN juga akan melakukan penambahan kapasitas jaringan, jadi program ini perlu kita dukung. Mudah-mudahan kedepan Banyuasin bisa terbebas dari pemadaman listrik secara mendadak bisa teratasi,” harap dia.

Sementara itu, Manager PT PLN Rayon Pangkalan Balai Frans Handoko menjelaskan, program Banyuasin terang merupakan hasil koordinasi lisan pihaknya kepada wakil bupati yang mana ada tiga langkah. Pertama yaitu perbaikan atau peningkatan program bersih jaringan listrik.

“Dimana radius 3 meter atau sebatas 6 meter sisi kiri dan kanan jaringan listrik tidak ada hambatan tanam tumbuh. Tujuannya supaya suplai Gardu Induk (GI) Talang Kelapa hingga GI Desa Talang Duku Kecamatan Betung itu bisa seteril dan bebas dari gangguan,” jelas dia.

Selain itu, program bersih terhadap tunggakan. Sebab tunggakan sangat berpengaruh terhadap PAD Banyuasin melalui pajak penerangan jalan, karena jika semua pelanggan PLN Rayon Pangkalan Balai tidak ada yang menunggak pastinya PAD akan bertambah.

“Tak sebatas itu saja agar Banyuasin terbebas dari pemadaman listrik tanpa diduga atau mendadak, pihaknya berencana akan menambah kapasitas dari GI Betung maupun GI Talang Kelapa. Kita menargetkan sebelum bulan puasa program ini sudah terlaksana,” pungkas dia.

Sayangnya meski telah dicanangkan Bupati Banyuasin dan didukung PLN Rayon Pangkalan Balai, pada kenyataannya Banyuasin terang belum terwujud seperti yang dicita-citakan.

Pada kenyataannya pemadaman listrik yang terjadi di Banyuasin dalam satu kali dua puluh empat jam bisa berlangsung 10-12 kali. Akibatnya banyak perabotan elektronik rumah tangga masyarakat menjadi rusak.

Belum lagi, pemadaman listrik kerap terjadi di jam-jam siswa sekolah tengah mengerjakan pekerjaan rumah (PR) dari sekolah. Sehingga penerangan alternative seperti lilin menjadi solusi terbaik bagi siswa sekolah yang harus menyelesaikan tugas sekolah dirumah.

"Program Banyuasin terang hanya sebatas selogan saja, belum sepenuhnya berjalan sesuai rencana pemerintah dan PLN sehingga masyarakat masih menjadi korban," kata Tokoh Masyarakat Banyuasin, Jurnal Equinsyah kepada RMOLSumsel, Rabu (11/10).

Jurnal Equinsyah meminta kepada Pemkab Banyuasin untuk mewujudkan Banyuasin terang menjadi sebuah kenyataan bukan program semata.

"Karena masyarakat berharap banyak. Apalagi program ini digulirkan sejak semester pertama tahun 2017 dan mendekati akhir semester akhir 2017 belum ada buktinya. Tolong beri kami bukti bukan sebatas program apalagi janji semata," pungkasnya.[bubun/rik]


Baca juga:
MULTI SEKTOR HARUS BERPERAN TANGANI GIZI BURUK
PPP UMUMKAN BALON BUPATI/WALIKOTA, DAN GUBERNUR
CAMAT IT II BUAT BANK SAMPAH DI SELURUH KELURAHAN
FOTO BERSAMA GUBERNUR
GUBERNUR: PETANINYA DI DEPAN, JANGAN HANYA PEJABAT


Komentar Pembaca






Berita Populer

Kakek yang Umpankan Cucu ke Monyet Ditetapkan Tersangka
Jokowi Seruput Kopi, Ratusan Ribu yang Suka
AHY di Bali, Annisa Doa Begini