Dokumen Hardcopy Partai Perindo Ditolak KPU OKU, Kenapa?

Ekonomi  RABU, 11 OKTOBER 2017 , 13:32:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Dokumen Hardcopy Partai Perindo Ditolak KPU OKU, Kenapa?

RMOLSUMSEL

RMOL. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi partai politik (Parpol) pertama yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Ketua DPD Partai Perindo OKU, Asbarudin, bersama dua orang pengurus partai besutan Hary Tanoe Sudibyo itu secara langsung membawa sebundel dokumen hardcopy salinan F2 ke KPU, Rabu (11/10).

Namun, setelah diproses oleh tim verifikasi KPU setempat selama sekitar 3 jam, ternyata dokumen Hardcopy Partai Perindo OKU berupa KTP/ KTA anggota Partai, jumlahnya tidak klop dengan data yang ada di Sipol.

Alhasil, pihak KPU terpaksa menolak dan mengembalikan berkas Partai Perindo tersebut untuk segera diperbaiki.

"Ada kekurangan KTP/ KTA sebanyak 27. Jadi terpaksa kita perbaiki dulu. Kalau tidak malam ini, mungkin besok pagi kita perbaiki," ujar Ketua DPD Partai Perindo OKU, Asbarudin kepada RMOLSumsel di KPU.

Menurut Asbarudin, pihaknya mengentri jumlah anggota Partai Perindo OKU sebanyak 931 orang dengan bukti berupa fotocopy KTP/ KTA ke DPP Pertai Perindo.

Kenyataannya, di dalam aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), jumlah anggota Partai Perindo di OKU justru keluar angka 1.027 orang.

Dia pun mengakui kesalahan jumlah itu terjadi lantaran misskomunikasi dan missinformasi antar intern mereka sendiri (partai,red).

"Ya, di Sipol itu rupanya ada data yang ganda. Makanya, terjadi jumlah sebanyak itu (1.027)," katanya.

Pihaknya meyakinkan akan segera memperbaiki dokumen tersebut dan menambah kekurangan jumlah KTP/ KTA supaya klop dengan data yang ada si Sipol.

Sementara itu, Ketua KPU OKU Naning Wijaya didampingi Doni Mardianto dari divisi Hukum, menegaskan pihaknya akan mengembalikan berkas partai, jika tidak lengkap. Termasuk kepada Partai Perindo yang mendaftar siang tadi.

"Hari ini kita menyesuaikan jumlah data yang ada di Sipol dengan KTA/ KTP partainya per kecamatan. Kalau tidak lengkap, kita kembalikan. Persoalan ada ganda KTP/ KTA ganda, itu nanti. Ada tahapan tersendiri yakni penelitian administrasi," jelasnya.

Dikatakan Naning, bahwa proses pendaftaran parpol ini masih bergulir panjang.

Seperti disinggung dia diatas, bahwa nanti  ada proses verifikasi dan penelitian administrasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober sampai dengan 16 November mendatang.

"Yang jelas, kalau sudah jumlah KTP dan KTA klop dengan data di sipol, kami terima. Kalau belum, masih ada waktu untuk diperbaiki. Dan perihal kekurangan Partai Perindo ini, akan kami laporkan ke KPU pusat melalui KPU Provinsi," tandasnya.[sri]











Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00