RMOLSUMSEL

Home     


EFISIENSI MOBNAS DITARIK, TAPI PEGAWAI PT BA DAPAT KREDIT MOBIL 'LUNAK'
SELASA, 10 OKTOBER 2017 , 15:37:00 WIB

FOTO/NET
  

RMOL. Manajemen perusahaan pertambangan batubara PT BA Tbk Tanjung Enim, akan menarik semua mobil dinas (Mobnas) dan menghilangkan biaya oprasional kendaraan yang selama ini dinikmati para pegawainya.

Hal ini terkait akan diberlakukannya program uang insentif kepemilikan kendaraan  bagi pegawainya, yang dialokasikan dari dana laba bersih yang akan digelontorkan sebesar Rp 200 miliyar lebih .

“Hasil efesiensi dan optimalisasi yang dilakukan membuat PT BA mendapatkan laba bersih pada semester pertama tahun ini mencapai Rp 1,7 triliun,” jelas Sekretaris Perusahaan PT BA Tbk Tanjung Enim, Adib Ubaidillah kepada RMOLSumsel, Selasa (10/10).

Menurutnya, hasil efesiensi tersebut dengan laba bersih yang cukup besar tersebut, dilakukan sharing dengan para pegawai PT BA.  Sehingga kebijakan efesiensi yang tersebut dapat dinikmati karyawan juga.

Kebijakan sharing yang dilakukan, dengan membuat program uang insentif kepemilikan kendaraan kepada pegawai. Program tersebut dibuat bekerjasama dengan Serikat Pekerja Bukit Asam.

Program tersebut, lanjutnya, perusahaan memberikan bantuan kredit  fasilitas kendaraan kepada karyawan. Selama kendaraan tersebut masih dalam proses kredit, maka  BPKB kendaraan tersebut masih ditahan. Setelah kreditnya selesai baru BPKB kendaraannya diserahkan.

“Program yang dilakukan menajemen ini juga dalam rangka untuk efesiensi. Bagi pegawai yang selama ini mendapatkan mobil dinas dan biaya oprasional kendaraan, setelah mendapatkan kredit tersebut, maka mobil dinasnya akan ditarik dan biaya operasional Bahan Bakar Minyak (BBM) nya ditiadakan lagi,” jelas Adib.

Pegawai tersebut, lanjutnya, dalam melaksanakan tugas tugas perusahaan tidak lagi menggunakan mobil dinas, tetapi menggunakan mobil pribadi yang diambil melalui program tersebut.

Program tersebut, lanjutnya, akan berlaku bagi semua jenjang kepangkatan pagawai di lingkungan PT BA mulai dari jenjang 1 sampai 6. Tidak mesti pegawai  yang berada di level atas saja, tetapi bagi pegawai level bawah juga mendapatkan program ini.

“Saat ini dari 2.450 pegawai PT BA, ternyata sebanyak 2.300 orang diantaranya sudah mendaftarkan diri mengkuti program tersebut. Artinya program yang ditawarkan manajemen diterima oleh karyawan PT BA. Dana yang digunakan sekitar Rp 200 miliyar. Dana itu bukan diambil dari deviden, tetapi dari kegiatan efesiensi yang dilakukan selama ini,” pungkasnya.[edwinsyah/rik]


Baca juga:
LAGI ASIK LAKUKAN PEMOTRETAN, DICIDUK POLISI
FRAKSI PPP NGOTOT GEDUNG DPR DICEK DULU KONSULTAN
WAGUB INGIN PENGAJIAN MENYEBAR DI KABUPATEN/KOTA
PEMKOT MULAI INVENTARISIR PROSES GANTI RUGI MUSI IV DAN VI
BANJIR KIRIMAN DI WILAYAH INI BIKIN WARGA KESULITAN BERAKTIFITAS


Komentar Pembaca






Berita Populer

Jalan Tol Palindra Diresmikan, Tahap Awal Gratis Lewat...
Dokumen Hardcopy Partai Perindo Ditolak KPU OKU, Kenapa?
Telkomsel Hadirkan Akses Internet Aman Bagi Keluarga