RMOLSUMSEL

Home     


SETUBUHI ANAK DI BAWAH UMUR DAN MASUK DPO, ERIK MALAH DATANGI POLRES
JUM'AT, 06 OKTOBER 2017 , 21:38:00 WIB
LAPORAN: DEDE SUHEN

ILUSTRASI/NET
  

RMOL. Petugas kepolisian sepertinya tidak perlu bersusah payah menangkap pelaku tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur satu ini.

Dengan raut muka seolah tanpa dosa, Erik Astrada (22) mendatangi Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Prabumulih untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Padahal sejak satu tahun silam ia telah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsek Prabumulih Timur atas perbuatan yang telah dia lakukan bersama tiga rekannya.

Petugas Satlantas yang mengenali pelaku langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek Prabumulih Timur,  yang berada tepat di samping Kantor Satlantas.

Mendapat informasi tersebut, Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur dan Satreskrim Polres Prabumulih yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur Ipda Gharasa Zahra Zahirah langsung menciduk pelaku.

"Jadi sekitar pukul 10.30 WIB tadi pelaku ini datang ke Satlantas hendak buat SIM. Kebetulan petugas mengenali pelaku, kemudian berkoordinasi dengan kita,  dan pelaku langsung kita amankan," ungkap Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti melalui Kapolsek Prabumulih Timur  AKP Hernando didampingi Kanit reskrim Ipda Gharasa, Jumat (6/10).

Kapolsek menuturkan,  pelaku merupakan DPO kasus persetubuhan anak di bawah umur yang terjadi pada hari Jumat 8 Juli 2016  sekira jam 18.00 WIB di kamar pondok jaga kandang ayam kelurahan Karang Jaya.

"Korban awalnya dijemput oleh pelaku dari rumah,  kemudian korban diberikan minuman keras oleh pelaku. Saat korban dalam keadaan setengah sadar,  pelaku yang berjumlah 4 orang melakukan persetubuhan secara bergiliran terhadap korban," tuturnya.

Akibat perbuatannya,  pelaku dikenakan Pasal 81 UU no 35 tahun 2014 tentang persetubuhan anak di bawah umur, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Kita terus melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya yang masih buron," terangnya. [ida]


Baca juga:
GARA-GARA SMARTPHONE, DUA REMAJA TERANCAM 9 TAHUN PENJARA


Komentar Pembaca






Berita Populer

Lima Terduga Teroris di 3 Tempat Diamankan
Dua Terduga Teroris di Ogan Ilir Diamankan
Pengacara: Ke Mabes Polri, Uztad Somad Laporkan Masalah Pribadinya