RMOLSUMSEL

Home     


PERINDO SUMSEL RANGKUL KOMUNITAS PECINTA BURUNG BERKICAU
MINGGU, 01 OKTOBER 2017 , 15:59:00 WIB
LAPORAN: SADAM MAULANA

PARA PESERTA SERTA LOMBA BURUNG BERKICAU DI OPI MALL PALEMBANG/RMOLSUMSEL-ANA
  

RMOL. Lomba dan Pameran Burung Berkicau Partai Persatuan Indonesia (Perindo) di OPI Mall Jakabaring Palembang, Minggu (1/10), diikuti puluhan komunitas pecinta burung berkicau.

Kontes yang diinisiasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Garda Rajawali (GRIND) Perindo Palembang dalam rangka memperingati hari jadi yang kedua, menghadirkan banyak jenis burung bersuara merdu milik para anggota komunitas.

Ketua DPD GRIND Palembang Chairudin Pelita Maret mengungkapkan, dalam kegiatan ini terdapat lima kategori yang diperlombakan. Pertama adalah kelas Ring GRIND Cup.

Kemudian Kelas DPW Perindo dan ketiga Kelas DPD Perindo. Sedangkan untuk keempat ialah kelas DPW GRIND Perindo dan terakhir kelas DPD GRIND Perindo.

"Kegiatan yang kami gelar ini sebagai sarana menyalurkan minat, membangunan persahabatan dan pelestarian aneka unggas," kata dia.

Menurut pria yang karib disapa Maret ini, ada beberapa jenis burung yang diperlombakan. Antara lain adalah Burung Murai Batu, Kacer, Love Bird, Kapas Tembak, Cucak Hijau, dan Kenari.

"Kedepan kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan. Bukan hanya terhadap komunitas pecinta burung, tetapi bisa dengan kegiatan lain yang bersifat positif," ujarnya.

Sementara Ketua DPW Perindo Sumatera Selatan (Sumsel) Febuar Rahman sangat mengapresiasi kreativitas GRIND sebagai sayap partai yang menggelar lomba burung berkicau.

Baginya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Perindo terhadap komunitas. "Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Perindo terhadap komunitas yang memiliki kegiatan positif. Kami siap memfasilitasi jika ada kegiatan serupa," terang Febuar.

Sebelumnya, Ketua DPW GRIND Sumsel Jasmadi Pasmeindra mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan bukan hanya sebatas ajang kontes keindahan kicau burung belaka.

Disisi lain, diselenggarakannya GRIND CUP II ini sebagai ajang menjadikan hobi, bakat dan minat seseorang sebagai sebuah peluang dan kekuatan yang dapat menopang masa depan.

"Proses pendidikan tidak hanya terpaku pada bidang intelektual saja. Proses pendidikan yang berbanding lurus dengan minat dan bakat akan lebih mendukung dalam perbaikan dan perubahan," kata dia.

Menurut Jasmadi, sebagai organisasi yang memiliki fungsi sebagai fasilitator dan promotor, GRIND mendukung penuh semua kegiatan yang bersifat intelektual maupun kreativitas.

"Kegiatan yang positif harus di implementasikan secara riil serta menjadi wadah aspirasi masyarakat dalam mengembangkan potensi dan kreativitas. Sangat penting menjadikan hobi sebagai sebuah fondasi penopang masa depan," ujarnya. [ida]


Baca juga:
AKHIRNYA KANG DEDI KLARIFIKASI PERNYATAANNYA MUNDUR DARI GOLKA
BURUAN DAFTAR, IKUTI LOMBA BURUNG BERKICAU DI OPI MALL LUSA
DODI BERPASANGAN GIRI, ALEX NOERDIN: INSHA ALLAH TUNGGU BAE MINGGU DEPAN
GOLKAR MUBA DUKUNG DODI REZA ALEX KE PILGUB SUMSEL
GIRI: YA KITA MASIH MENUNGGU KEPUTUSAN DPP


Komentar Pembaca






Berita Populer

Panglima Bangga Anak Indonesia Juara Hafizh di Mekkah
Ini Replika Kotak Suara Raksasa yang Bakal Pecahkan Rekor Muri
Sedekah Bumi dan Wayang Kulit Harus Terus Dibudayakan