Kicauan Dewan Dibalas Unjuk Rasa Pegawai RSUD, Hari Ini

Kesehatan  KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 , 23:59:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Kicauan Dewan Dibalas Unjuk Rasa Pegawai RSUD, Hari Ini
RMOL. Didapat informasi, bahwa Jumat (29/9) besok, perawat dan pegawai RSUD Ibnu Sotowo Baturaja akan menggelar aksi unjuk rasa ke gedung DRPD Ogan Komering Ulu (OKU).

Hal tersebut dilakukan terkait postingan salah satu anggota dewan dari fraksi partai Nasdem Mulawarwan.

Dimana yang bersangkutan menggunggah gambar pasien rumah sakit RSUD Ibnu Sutowo yang dirawat di lantai, bukan di kamar.

Alhasil, dari postingan tersebut  banyak tanggapan miring dari masyarakat yang menyebutkan kurangnya perhatian dari rumah sakit terhadap pasien yang sedang di rawat.

Inilah yang sepertinya membuat direktur RSUD Ibnu Sutowo dr Rynna Dyana gerah, dan mengajak seluruh perawat untuk mengikuti demo.

Kabarnya, dr Rynna akan secara langsung bertindak sebagai Korlap dalam aksi tersebut.

"Besok DPRD bakal rame. Perawat dan pegawai RSUD bakal demo kesana," ungkap salah satu pegawai rumah sakit plat merah tersebut seraya minta namanya dirahasiakan.

Sementara, sumber lain menyebutkan bahwa aksi yang rencananya akan dilaksanakan besok itu dimulai sekira pukul 07.00 Wib dengan titik kumpul di depan UGD dan ruang VIP RS. Ibnu Sutowo.

Direktur RSUD dr Rynna sendiri membantah kalau pihaknya tak memberikan pelayanan maksimal. Seperti yang diungkapkan salah satu oknum anggota DPRD OKU lewat media sosial.

Mereka tak membantah jika ada satu tempat tidur ditempati dua orang pasien. Namun hal itu dilakukan lantaran kondisi yang tak memungkinkan.

Sebabnya, sejak Agustus lalu, pasien di rumah sakit milik Pemkab OKU tersebut kebajiran pasien. Terutama pasien anak-anak.

"Kami tidak boleh menolak pasien masuk. Meski kondisi sudah tidak memungkinkan dan penuh. Makanya tetap kami terima," kata dr Rynna.

Namun, pihaknya sebelum membawa pasien ke ruangan sudah memberikan pemberitahuan. Kepada pasien atau keluarganya. Tentang kondisi rumah sakit yang sudah over kapasitas.

Jika pasien atau keluarga bersedia dengan kondisi yang ada, maka pelayanan langsung dilakukan. "Kebanyakan mereka memakai program JS3. Kalau memakai BPJS atau umum kami sarankan ke rumah sakit lain jika berkenan," ungkapnya.[rik]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00