Bongkar Borok Penguasa

Panglima TNI Jangan Takut!

Hukum  SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:57:00 WIB

Panglima TNI Jangan Takut!

Foto/Net

RMOL. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo harus membuktikan ucapannya mau menyerbu pihak-pihak yang memasuk senjata impor secara ilegal, meski orang itu memiliki jabatan yang tinggi.

Begitu dikatakan Presiden Gerakan Pribumi Indonesia, Bastian P Simanjuntak kepada Kantor Berita Politik RMOL (Induk RMOLSumsel), Senin (25/9).

"Jika tidak dikhawatirkan akan banyak serangan opini dari pihak-pihak yang merasa terpojok atas ucapan panglima TNI," sambungnya.

Dalam Pidatonya Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo mengatakan ada upaya amoral politik dari pihak-pihak tertentu demi menduduki jabatan kekuasaan, sehingga bisa membahayakan keberlangsungan Negara.

Bastian bilang, Sebagai Panglima yang memiliki amanah untuk menjaga NKRI, maka sudah menjadi kewajiban Gatot, untuk berupaya menyelamatkan bangsa dan negara dari rencana-rencana jahat pihak tertentu merusak fungsi-fungsi lembaga-lembaga negara untuk kepentingan kelompoknya.

"Panglima tidak perlu ragu dalam bertindak, tangkap orang-orang tersebut, segera buka kejahatan-kejahatan mereka di hadapan masyarakat, agar masyarakat tahu apa sebenarnya yang sedang terjadi di lingkaran elit," jelasnya.

Bastian melanjutkan, selama ini rakyat hanya tahu luar-luarnya saja, namun dalam waktu yang sama masyarakat juga merasakan berbagai macam persoalan bangsa yaitu kehidupan masyarakat yang semakin sulit, pemberantasan korupsi yang lemah, kebangkitan komunis, maraknya investasi asing di Indonesia.

"Sehingga ketika Panglima TNI mengeluarkan statemen yang keras terkait ada upaya amoral politik, maka timbul persepsi dalam benak masyarakat yang menghubung-hubungkan antara persoalan bangsa dengan situasi panas yang terjadi dalam tubuh elit yang berkuasa," jelasnya.[rik]   
 

Komentar Pembaca
Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00