Warga Hadang Polisi

Sosial  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 13:11:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Warga Hadang Polisi
RMOL. Upaya pihak kepolisian untuk melakukan pengukuran terhadap lahan di kawasan Kelurahan Sukamulya dan Srimulya Kecamatan Sematang Borang, mendapat hadangan dari ribuan masyarakat.

Suasana nyaris ricuh, setelah pihak Direktur Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumsel, Kombes Pol Prasetijo Utomo, menyampaikan untuk menerobos barisan warga yang menolak pengukuran yang akan dilakukan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Apa yang kami lakukan untuk kepentingan penyelidikan, jadi kami akan tetap maju dan lakukan pengukuran," jelasnya dihadapan warga.

Sementara itu, Drs. Erwin Ermajid menyampaikan, apa yang akan dilakukan hari ini oleh pihak BPN dikawal dengan pengawalan pihak kepolisian, dusinyalir bagian dari pemaksaan untuk penguasaan lahan.

Karena, sebetulnya pemerintah kota sudah punya data, bahkan jika dari pihak BPN ingin data sampai ke ada yang memiliki sertifikat pun ada.

"Jadi jangan pengukuran dijadikan alasan pihak kepolisian untuk memaksakan diri. Kenapa jika masyarakat yang meminta tidak pernah dipenuhi, sepertu ada masyarakat yang ingin meningkatkan status lahan," jelasnya.

Erwin menyampaikan, pihaknya sampai kapanpun menolak pengukuran yang akan dilakukan pihak kepolisian dengan alasan apapun. Karena, bagi masyarakat, apa yang akan dilakukan pihak BPN, adalah upaya untuk menguasai lahan milik 8.000 an lebih masyarakat di dua kelurahan tersebut.

"Jadi kami mohon kepada pihak kepolisian, apa yang dilakukan warga adalah upaya mempertahankan hak mereka," tuturnya. [Raden Moch Solehin]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00