RMOLSUMSEL

Home     


GAJI PENCUCI BAN INI TAK MENCUKUPI.. TERPAKSA JAMBRET DAN NYARIS MATI
KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 12:37:00 WIB
LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

  

RMOL. Duo spesialis jambret yang beraksi di Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yakni Medi Nuansah bin Herwan (18) warga Desa Tanjung Baru RT01/ RW05, Kecamatan Baturaja Timur dan Muslimin bin Romawi (19) beralamat di Dusun III Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Selasa (12/9) malam nyaris tewas digebuki massa.

Pasalnya, kedua pemuda yang bekerja sebagai karyawan tempat cuci ban Bumi Agung itu tertangkap massa saat beraksi menjambret korbannya di depan kantor FIF Pasar Baru Baturaja.

Massa yang geram melihat aksi kedua pelaku, spontan langsung mengepung Medi dan Muslimin saat akan kabur dengan sepeda motor Yamaha Vega R tanpa nopol miliknya.

Beruntung petugas kepolisian yang sedang melakukan patroli, sigap dan cepat mengamankan kedua pelaku, sehingga nyawa keduanya bisa diselamatkan dari amukan massa.

Di hadapan penyidik, Rabu (13/9), tersangka Medi mengaku, sudah empat kali melakukan penjambretan dan satu kali beraksi membongkar rumah warga.

"Aksi jambret saya lakukan berdua dengan Muslimin dengan menggunakan sepeda motornya. Begitu juga dengan aksi membongkar rumah. Saya masuk ke rumah korban dengan cara memecahkan kaca jendelanya dengan batu. Lalu kami membawa harta korban dengan sepeda motor,” ungkap Medi.

Dia mengaku, terpaksa berbuat nekat seperti itu karena gajinya sebagai pencuci ban di Toko Bumi Agung tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi kata tersangka, istrinya sebentar lagi akan melahirkan anak pertama.

"Oktober ini kalau tidak ada halangan istri saya akan melahirkan dan sebagian uang hasil kejahatan tersebut sudah saya belikan peralatan bayi,” sesalnya.

Sementara Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Saharudin saat dikonfirmasi membenarkan perihal penangkapan tersebut.

Menurut Kapolsek, dari tangan kedua tersangka pihaknya berhasil menyita barang bukti berupa satu unit televisi 31 inci, satu tabung gas 3 kilogram, jam tangan serta perlengkapan bayi di rumah tersangka Medi.

“Barang bukti tersebut dibeli tersangka dari hasil kejahatannya. Sementara untuk televisi, jam tangan dan tabung gas 3 kg dicuri Medi dari korbannya yang terakhir,” pungkas Kapolsek.[rik]


Baca juga:
RATUSAN WARGA TOLAK KLAIM KEMAS HAJI ALIM
RIBUAN MASYARAKAT PALEMBANG TERANCAM KEHILANGAN TEMPAT TINGGAL
MUBA JAJAKI KERJASAMA DENGAN FELLESKJOPET AGRI NOERWEGIA
IPAL BANTUAN AUSTRALIA SIAP DIBANGUN
DUA SEKAWAN JAMBRET NYARIS TEWAS DIAMUK MASA


Komentar Pembaca






Berita Populer

Jakarta Ibu Bunuh Anak, Baturaja Anak Gebuki Ibu
Bejat.. Tukang Ojeg Cabuli Pelajar SD Langgananya
Lawan Petugas dengan Senpira, Perampok Toke Karet Didor