RMOLSUMSEL

Home     


BELUM ADA DUKUNGAN RESMI UNTUK DEDY MIZWAR-AHMAD SYAIKHU
RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 20:05:00 WIB

  

RMOL. Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani menegaskan bahwa partainya belum pernah mengusung siapa pun yang akan maju dalam Pilgub Jabar 2018 mendatang. Hal itu mengacu pada aturan yang dikeluarkan KPU.

"Jadi begini, yang disebut dukungan adalah menurut UU format KPU. Format KPU sampai sekarang Gerindra belom mengeluarkan dukungan ke siapapun," tegas Muzani di gedung DPR RI sebagaimana yang diberitakan Kantor Berita Pemilu (KBP), Rabu (13/9).

Begitu juga terkait pencalonan pasangan cagub-cawagub Dedy Mizwar (Demiz) dan Ahmad Syaikhu. Menurut Muzani, pihaknya masih akan membahas terkait hal tersebut dengan kedua partai terkait.

"Kalau itu yang dimaksud, kita juga belum keluarkan keputusan terhadap cagub manapun. Baik gerindra ataupun PKS belum keluarkan itu. Karena biasanya nanti agak dekat," paparnya.

Meski demikian, Muzani mengaku hingga kini komunikasi dengan partai besutan Sohibul Iman masih terjalin. Selain itu, keputusan untuk memberikan dukungan kepada Demiz tentu akan dilakukan dengan parpol lainnya.

"Keputusan untuk mengajukan Demiz sebagai Cagub itu diambil secara bersama dengan Gerindra dan PKS. Pertemuan bersama untuk membicarakan hal lain belum pernah terjadi. Sehingga saya masih memahami bahwa komitmen masih berlangsung dan Insya allah proses itu masih berjalan," ungkapnya.

Seperti diketahui, Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi mengatakan bahwa usulan pasangan cagub-cawagub Demiz - Syaikhu di Pilgub Jabar 2018, belum final. Sehingga masih akan ada beberapa keputusan jika belum merujuk pada SK pengusungan.

Untuk itu, pihak Gerindra akan mengkaji ulang untuk mengusung paslon lain yang dianggap memenuhi syarat. "Kami akan kembali mengkaji dan membuka semua potensi kandidat dan partai yang bisa kerjasama," tuturnya, Selasa (12/9) kemarin.[san]


Baca juga:


Komentar Pembaca






Berita Populer

BUMI Sumsel Deklarasikan Cak Imin Cawapres
Jika Pilkada Sekarang, Ishak Mekki Langsung Jadi Gubernur Sumsel
Rakerda PAN Kacau, Herman Deru 'Balik Belakang'