RMOLSUMSEL

Home     


PEMERINTAH SIAP SALURKAN BANTUAN ROHINGYA YANG DIKUMPULKAN MASYARAKAT
RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 14:49:00 WIB

NET
  

RMOL. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengakui banyak pihak yang ingin juga memberikan sumbangan kemanusiaan bagi para pengungsi Rohingya, yang menjadi korban konflik di Rakhine State, Myanmar.

Pemerintah sudah mengirimkan bantuan kemanusiaan melalui empat pesawat Hercules, yang dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu pagi (13/9). Sumbangan itu akan diserahkan kepada pengungsi Rohingya yang tinggal di perbatasan Bangladesh-Myanmar.

Jelss Menlu, pemerintah siap menampung dan menyalurkan bantuan kemanusiaan yang juga dikumpulkan oleh berbagai pihak.

Karena itu, Menlu berharap ada sinergi antara pemerintah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah dan lain-lain dalam penyaluran bantuan kemanusiaan Rohingya.

"Artinya, kita keluar dengan satu nama Indonesia," kata Menlu kepada wartawan usai mendampingi Presiden seperti dilansir dari laman setkab.

Mengenai bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya di Myanmar, Menlu mengemukakan, pemerintah saat ini sedang menunggu list barang-barang yang paling diperlukan. Ia menyebutkan, sudah melakukan komunikasi dua kali dengan pemerintahan Myanmar mengenai masalah list yang diperlukan.

"Begitu kita list diterima maka pemerintah akan segera mengirimkan bantuan. Kita bisa perkirakan barang-barang yang paling diperlukan, dan sambil jalan sekali lagi kita persiapkan juga yang untuk Myanmar," ungkap Retno.

Berdasarkan komunikasinya, Menlu mengatakan, bahwa Pemerintah Myanmar sudah membuka akses untuk menerima bantuan kemanusiaan bagi korban konflik di Rakhine State. Saat dirinya menelepon, menurut Menlu, Presiden Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross) mengaku sudah ada kesepakatan dengan pemerintahan Myanmar.

"Yang kita tunggu adalah list karena sekali lagi, kita akan memberikan bantuan kontribusi hal-hal yang mereka perlukan. Akan sayang kalau kita memberikan sesuatu, yang tidak sesuai dengan apa yang diperlukan oleh mereka," terang Menlu.

Menurut Menlu, saat ini jumlah pengungsi korban konflik di Rakhine State diperkirakan mencapai lebih dari 500 ribu orang. Ia meyakinkan, Indonesia akan berkontribusi semaksimal yang dapat dilakukan dalam meringankan beban para pengungsi itu.

Terkait penyaluran bantuan, Menlu menegaskan, tentunya pemerintah bekerjasama yang sangat dekat dengan pemerintah Myanmar, baik pemerintah pusatnya maupun pemerintah daerahnya, termasuk organisasi-organisasi kemanusiaan yang ada di lapangan.

Presiden Jokowi sebelumnya mengatakan bahwa ini adalah keberangkatan bantuan kemanusiaan yang pertama bagi pengungsi Rohingya, yang nanti pada minggu depan akan diberangkatkan lagi yang kedua, yang ketiga, dan seterusnya.

Bantuan yang diberangkatkan oleh empat pesawat Hercules, ada beras, ada bantuan makanan siap saji, ada family kit, tangki air, tenda untuk pengungsi, pakaian anak serta selimut. [sri]









Baca juga:
PRABOWO-GATOT-AHY JAUH DI BAWAH ELEKTABILITAS JOKOWI
DIDUGA HINA IBU NEGARA, WARGA PALEMBANG DIAMANKAN
JOKOWI: MEDIA SOSIAL INDONESIA KEJAM BANGET
JOKOWI: KARTU KREDIT BELUM SAYA PEGANG, SUDAH KELUAR ALIPAY
SELAMATKAN ROHINGYA, TITO AKAN TEMUI KEPALA KEPOLISIAN MYANMAR


Komentar Pembaca






Berita Populer

SO: Kami Sepakat Tegak Lurus Tidak Bergeser Seujung Rambutpun
Nasdem Goyang, Kader: Saya Cinta pada Person, Bukan Cinta Nasdem
Tak Dukung Petahana, PAN Pagaralam "BERGUNA"