RMOLSUMSEL

Home     


SIAP-SIAP! PEMKAB MURA SEGERA PAJAKI PENGUSAHA SARANG WALET
SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 , 22:46:00 WIB

  

RMOL. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas mengincar usaha sarang burung walet guna mendongkrak potensi pajak daerah, untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkurang pasca pemekaran Kabupaten Muratara.

"Sarang burung walet ini dia potensi pajak daerah. Di usaha sarang burung walet tersebut ada izin-izin yang lain yakni izin mendirikan bangunan dan izin penangkaran,"ungkap‎ Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Mura Dian Candra.

Diterangkannya, soal perizinan‎, usaha SBW sudah tidak ada masalah, karena sudah dibebaskan oleh pemerintah dalam waktu dekat, pihaknya juga akan mengundang semua pengusha yang memiliki sarang burung walet.

 "Ada 100 lebih. Banyak di Megag Sakti. Malahan sekarang kita datangi juga Tuah Negeri," jelasnya..

Dari pendapatan asli daerah (PAD), penerimaan yang berpotensi di Kabupaten Mura yakni penerangan jalan, PBB dan IMB. Sedangkan dari sektor wisata masih kecil. Sebab untuk sektor wisata, Pemkab Mura hanya mengandalkan Danau Gegas. Dan targetnya sekitar Rp40 juta. Kemudian dari sektor parkr, pendapatannya juga masih rendah.

"Kalau PBB, kita kan realisasinya 57 persen. Nah sebenarnya potensi PBB itu besar. Pertama PBB itu sejak 2012 sampai sekarang belum di mutakhirkan datanya. Target PBB di 2017 Rp3,5 miliar," ungkapnya.

Sementara itu untuk target PAD Kabupaten Mura sebelum perubahan ditahun ini Rp115 miliar. "Sebelumnya di 2016 kalau tidak salah seratusan (miliar). Tapi sebagian besar PAD itu dari sektor badan layanan umum rumah sakit, sama badan layanan umum air," bebernya.

Dian Candra menambahkan, untuk PAD Murni Kabupaten Mura Rp31 miliar. Sedangkan reribusinya Rp4 miliar.

"PAD murni kita yang pajak daerah baru Rp 31 miliar. Retribusi Rp 4 miliaran," ungkapnya. [fradez/ida]


Baca juga:


Komentar Pembaca






Berita Populer

Pusri Luncurkan Demplot Kopi Berteknologi Tinggi
Rayakan HUT Ke-43, PTSB Menjawab Tantangan
Pendapatan PT Semen Baturaja Tahun Ini Turun, Kok Bisa?