Fitri ke BKB untuk Wujudkan Kawasan Wisata Kampung Tuo

PEMKOT PALEMBANG  SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 , 20:22:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Fitri ke BKB untuk Wujudkan Kawasan Wisata Kampung Tuo

wakil walikota palembang mengunjungi komplek bkb/RMOLSumsel-rms

RMOL. Sebagai kota tua, Palembang memiliki sejuta pesona. Salah satunya kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), yang selama ini menjadi tempat tinggal sejumlah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Melihat hal itu, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda berencana memanfaatkan kawasan tersebut sebagai kawasan wisata kampung tuo, demi mewujudkan Palembang Kota Wisata Heritage.

"Selama ini kita hanya tahu BKB dari luar saja. Tapi ternyata, di dalam BKB merupakan kawasan heritage yang cukup menarik dijadikan sebuah kawasan wisata," jelasnya kepada RMOL Sumsel, di sela-sela tinjauannya di kawasan tersebut, Selasa,(12/9).

Fitri menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan mengajak pemghuni BKB untuk membuat kawasan tersebut menjadi sebuah kawasan wisata. Nantinya ada masyarakat bisa yang jual souvenir atau kuliner.

"Saya membayangkan jkla bangunan-bangunan tua di dalam komplek ini menjadi kawasan yang dapat menarik perhatian wistawan karena keunikan bangunannya. Nanti di kampung ini ada yang menenun kain, jadi bisa mengajak wisatawan untuk belajar menenun," tuturnya.

Dengan dibukanya kawasan itu sebagai kampung wisata otomatis juga akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Karena, sekarang wisatawan banyak yang tertarik dengan wisata bangunan-bangunan tua, seperti di Jogja, yang memiliki sebuah kampung wisata yang banyak didatangi turis baik asing maupun lokal.

"Kalau kita lihat bangunan rumah-rumahnya itu dibangun oleh Belanda. Dinding-dindingnya tebal, batu batanya juga berbeda dengan sekarang. Selain itu, bangunannya unik dan memiliki nilai sejarah yang tinggi," tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani mengungkapkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Kebudayaan, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM untuk segera menjajaki kampung tuo wisata ini.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan menggandeng Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), untuk mendukung program ini.

"Dengan menggandeng HPI kita harapkan nanti para guide bisa mengajak wisatawan untuk berkunjung ke kampung ini," jelasnya.

Sedangkan untuk membuka akses ke Benteng Kuto Besak (BKB), lanjut Isnaini, sampai saat ini masih belum dilakukan.

"Itu jadi pekerjaan rumah selanjutnya, karena untuk membuka akses ke BKB itu perlu koordinasi dengan banyak pihak dan lebih luas lagi," tandasnya. [ida]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00