Tersangka Korupsi Dana BLUD RSU PALI Dilimpahkan ke Kejari

Kriminal  SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 , 19:19:00 WIB

Tersangka Korupsi Dana BLUD RSU PALI Dilimpahkan ke Kejari

tersangka dugaan kolrupsi/rmolsumsel-edwinsah

RMOL. Setelah sekian lama melakukan penyelidikan, akhirnya penyidik Tipikor Satreskrim Polres Muara Enim menahan Yusi Amkl (43), PNS RSUD Talang Ubi, Kabupaten PALI, Selasa (5/9) sekitar pukul 13.30 WIB.

Pegawai yang beralamat di Jalan Pangkalan Berandan, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI ini  ditahan terlibat kasus dugaan korupsi Dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)  RSUD Talang Ubi Tahun Anggaran 2012-2013  sebesar Rp 101 juta lebih.

Tersangka ditahan petugas ketika dipanggil ke Ruangan Direktur RSUD Talang Ubi. Tersangka bersama berkas perkara penyidikannya dan barang buktinya telah dilimpahkan Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Muara Enim ke Kejaksaan Negeri Muara Enim, karena telah dinyatakan P-21, Selasa (12/9).

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIk MSI didampingi Kasat Reskrim, AKP Agus P dan Kasubag Humasnya, AKP Arsyad, mengatakan, terungkapnya dugaan kasus korupsi itu terjadi pada tahun anggaran 2013 lalu.

Korupsi yang dilakukan tersangka diduga dengan  cara memalsukan tanda tangan Direktur RSUD Talang Ubi PALI dokter Feri, selaku PPK anggaran dana BLUD tersebut.  Pemalsuan tanda tangan itu ditekahui, setelah Direktur RSUD Talang Ubi, memeriksa lembar per lembar daftar tanda terima dana insentif .                 

Ternyata beberapa perawat penerima dana insentif tersebut tanda tangannya telah dipalsukan tersangka. Dengan maksud, bukti tanda tangan yang dipalsukan sebagai pertanggung jawaban  atas penggunaan dana pendistribusian uang insentif  jasa perawat yang telah dicairkan dan telah dibagikannya.

Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, ternyata, uang insentif yang telah didistribusikan itu jumlahnya tidak sama dengan dengan nominal yang tertera pada daftar tanda tangan yang diterima oleh masing masing kepala ruangan atau pegawai RSUD. “Dalam kasus ini kerugian Negara sebesar Rp 101 juta,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Muara Enim. Karena berkar perkaranya sudah diyantakan P-21 atau sudah lengkap. Dalam pelimpahan itu barang bukti berupa dokumen dan lainnya juga turut dilimpahkan.

“Dalam kasus ini tersangka dijerat pasal 2, 3 dan pasal 9 UU RI nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001,” tegasnya. [edwinsah/ida]



Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00