RMOLSUMSEL

Home     


JOKOWI: MEDIA SOSIAL INDONESIA KEJAM BANGET
SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 , 07:23:00 WIB

  

RMOL. Media sosial di Indonesia terus mencuri perhatian Presiden Joko Widodo. Medsos juga menjadi salah satu pembahasannya ketika bertemu sejumlah pemimpin negara sahabat. Pengaruh media sosial internet menjadi isu bersama yang selalu dibicarakan.

"Saya ketemu perdana menteri, raja, presiden, 'Presiden Jokowi, bagaimana media sosial di Indonesia? Kejam apa enggak?'" Jokowi bercerita saat menyampaikan orasi ilmiah pada Dies Natalis ke-60 Universitas Padjadjaran di Grha Sanusi Hardjadinata, Jalan Dipatiukur, Bandung, Senin (11/9).

"Wah, kalau di Indonesia ya kejam banget," terus Jokowi, yang membuat seisi ruangan acara tertawa, seperti diberitakan RMOL Jabar.

Jokowi menjelaskan, banyak pemimpin negara di dunia bisa mengendalikan media massa tetapi tidak dengan media sosialnya.

Menurutnya, dinamika media sosial mampu membentuk perubahan di dunia nyata. Para pemimpin Singapura, Malaysia, hingga Presiden Iran juga bicara hal serupa ke Jokowi.

"Presiden Rouhani (Presiden Iran) menyampaikan kepada saya, saya juga kaget. Semua bisa menyampaikan secara terbuka lewat media sosial," ucapnya.

Di Indonesia, lanjut dia, media sosial memuat banyak fitnah alias hoax, dan penghinaan. Isu-isu politik juga ramai dibahas dan mempengaruhi pejabat negara.

"Dari sisi sosial-budaya, masyarakat menjadi mudah emosional, teraduk-aduk. Padahal belum tentu informasi yang berkembang itu betul. Ini juga terjadi di negara-negara lain. Masyarakat mudah tertipu oleh berita-berita bohong. Berita-berita hoax," ucapnya.

Pada akhirnya, Jokowi menceritakan bagaimana dia tidak begitu saja mempercayai lembaga survei jika media sosial berkata lain. Dia mengungkapkan pengalaman dirinya mengamati Pilpres Amerika Serikat 2017. Awalnya survei mengunggulkan Hillary Clinton. Tapi pengaruh media sosial yang masif membawa perubahan.

"Di Amerika Serikat, semua survei mengatakan Ibu Hillary Clinton unggul atas Donald Trump. Saat itu saya belum percaya karena informasi media sosial tidak seperti itu. Trump menggunakan kampanye media sosial yang luar biasa. Akhirnya juga berubah," ujar Jokowi. [ald]


Baca juga:
JOKOWI: KARTU KREDIT BELUM SAYA PEGANG, SUDAH KELUAR ALIPAY
HADAPI JOKOWI, ANIES-SANDI WAJIB TOLAK PROYEK REKLAMASI
RESMI DIBUKA, 114 ATLET IKUT TEST EVENT ASIAN GAMES 2018 PANJAT TEBING
JANGAN ADA INSENTIF PAJAK BUAT FREEPORT!
KALAH LAGI, SRIWIJAYA FC SEMAKIN TERPURUK


Komentar Pembaca






Berita Populer

SO: Kami Sepakat Tegak Lurus Tidak Bergeser Seujung Rambutpun
Nasdem Goyang, Kader: Saya Cinta pada Person, Bukan Cinta Nasdem
Tak Dukung Petahana, PAN Pagaralam "BERGUNA"