RMOLSUMSEL

Home     


MAIN BOLA DEKAT STASIUN, PELAJAR TEWAS DITUJAH SATPAM
SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 , 13:50:00 WIB
LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

RMOL. Area stasiun Kereta Api (KA) Baturaja di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mendadak heboh, kemarin petang.

Pasalnya, ada sebuah kejadian yang membikin warga bergidik. Ya, seorang pemuda tanggung berstatus  pelajar tewas di tangan Satpam dengan cara ditujah (baca ditusuk), hanya gara-gara bermain bola di areal stasiun KA Baturaja.

Korbannya adalah Ri (16), warga Lr Panjang, Pasar Pucuk Baturaja, yang tercatat sebagai pelajar kelas II di salah satu SMK di Baturaja. Sedangkan pelakunya yang berprofesi sebagai Satpam, itu berinisial A (31,  warga Baturaja, Kecamatan Baturaja Timur.

Informasi yang berhasil dihimpun, setelah kejadian penganiayaan yang berujung penusukan oleh Satpam itu, korban sempat dirawat intensif di rumah sakit. Namun, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari (11/9) tadi, korban menghembuskan nafas terakhir.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Saharudin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/9) membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Telah terjadi tindak pidana penganiayaan, Minggu petang. Tempat Kejadian Perkara (TKP) di areal Stasiun PT KAI Baturaja Kel. Pasar Baru, Kec. Baturaja Timur, Kab OKU," ujarnya melaporkan.

Kronologis kejadian sementara, kata Kapolsek, sebelum kejadian korban bersama rekan-rekannya sedang bermain bola di areal stasiun Baturaja sekitar pukul 17.30 WIB kemarin.

Selanjutnya datang seorang yang diduga tersangka menegur korban. Terjadilah cekcok mulut antara korban dan pelaku yang selanjutnya terjadilah peristiwa penganiayaan tersebut. Hingga korban akhirnya ditusuk menggunakan senjata tajam oleh tersangka.

"Korban yang mengalami luka-kuka sempat dibawa ke rumah sakit. Namun sekitar pukul 3 subuh tadi korban meninggal di RSUD," kata Kapolsek.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

Sementara itu, Saipul, tetangga korban juga membenarkan tewasnya remaja tanggung dimaksud. Rumah korban sendiri, kata Saipul berada di sebelah rumahnya di Lr Panjang, kawasan pasar pucuk Baturaja.

Sedikit dijelaskan dia, bahwa sebelumnya korban main bola di areal stasiun. Entah apa motifnya, korban ditegur tersangka, korban kemudian disepikan di sebuah lorong. Di lorong itulah korban dianiaya dan ditusuk tersangka.

Korban sendiri beber Saipul, menderita luka tusuk sedikitnya delapan lobang.

"Ya namanya anak-anak tanggung. Mereka main bola. Dak tahu motifnya, korban lalu disepikan, ditarik ke lorong, dan ditujah disana. Pelaku sendiri kabur," imbuhnya seraya menuturkan dikebumikan ba'da Zuhur tadi.[sri]






Baca juga:
SUMUR KERING, PERMINTAAN DROPING AIR BERSIH MENINGKAT
SIAP-SIAP, PANWASLU OKU SEGERA BUKA PENDAFTARAN PANWASCAM
TATAP MUKA DENGAN BUPATI OKU, PANWANSLU DIMINTA TELUSURI ASET
BAGI PEJABAT YANG TIDAK BISA IRINGI RITME KERJANYA
BAGI PEJABAT YANG INGIN TEMPAT BASAH, BUPATI OKU MENAWARKANNYA..


Komentar Pembaca






Berita Populer

Harta Orangtua Dikuras, Pasutri Ini Masuk Jeruji
Jual Sabu, Tukang Ojek Diamankan Beserta Istri dan Ipar
Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Pegawai PLN Ini Terancam 15 Tahun Penjara