Survei Terbaru, Tiga Kandidat Wako Palembang Saling Kejar

H. Mularis Djahri  SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 , 13:13:00 WIB

Survei Terbaru, Tiga Kandidat Wako Palembang Saling Kejar

H Mularis Djahri SH-Hj Lury Elza Alex Noerdin/Istimewa

RMOL. Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) merilis survei terbaru terkait Pilkada Kota Palembang yang akan digelar 2018 mendatang. Survei yang berlangsung pada 2 - 8 September berhasil memetakan tingkat popularitas dan elektabilitas beberapa tokoh yang sudah menyosialisasikan diri untuk maju dalam perhelatan itu. Rilis survei dilakukan di Jakarta, Senin, 11 September 2017.

Peneliti LSPI Rachmayanti Kusumaningtyas menjelaskan temuan pokok survei kali ini yaitu: Pertama, Popularitas kandidat sudah cukup tinggi dan jarak elekbailitas antar-kandidat teratas ada dalam arsir margin of error. Data survei mengkonfirmasi, berdasarkan tingkat popularitas dari 15 nama yang diuji, lima nama teratas saat ini adalah Harnojoyo 91,2 persen, Sarimuda 80,7 persen, Mularis Djahri 78,8 persen, Lury Elza Alex 49,8 persen dan Fitrianti Agustinda 42,2 persen.

Kedua, dari sisi elektabilitas, belum ada kandidat yang memperoleh dukungan sangat kuat (>50%). Namun demikian gambaran top of mind tingkat keterpilihan kandidat saat ini menunjukkan data sebagai berikut; Sarimuda 13,3 persen, Mularis Djahri 10,9 persen, Harnojoyo 10,2 persen, Lury Elza Alex 3,2 persen, Fitrianti Agustinda 1,2 persen dan Yudha Pratomo Mahyudin 0,8 persen.

Ketiga, saat menguji elektabilitas 15 nama secara tertutup, didapat data berikut; Mularis Djahri 25,4 persen menempati posisi teratas disusul lima nama lainnya yaitu Harnojoyo 23,1 persen, Sarimuda 22,3 persen, Lury Elza Alex 8,5 persen, Fitrianti Agustinda 4,2 persen dan Yudha Pratomo Mahyudin 1,6 persen. Adapun pemilih yang belum menentukan pilihan (Undecided voters) mencapai 10,6 persen.

Keempat, berkaitan dengan modal dukungan yang dimiliki masing-masing kandidat, jika dikalkulasi secara keseluruhan, dukungan pemilih militan (strong supporter) semua kandidat baru mencapai 31,5%.

Hal ini menunjukkan belum ada kandidat yang secara personal memiliki modal dukungan (die hard) sangat signifikan. Temuan ini mengindikasikan, perpindahan dan perubahan dukungan pemilih sangat mungkin terjadi. Swing Voters atau pemilih mengambang yang masih ragu dengan pilihannya saat survei dilakukan masih sangat tinggi, mencapai 79.4 persen dari total pemilih.

Rachmayanti menambahkan dukungan yang dimiliki para kandidat terlihat belum ajeg, atau belum ditopang kuat dengan modal dukungan pemilih militan yang kokoh.

"Modal dukungan pemilih militan Mularis Djahri hanya sebesar 9 persen, dari 25,4 persen elektabilitasnya. Angka lebih tinggi sedikit dari pemilih militan Harnojoyo yang mencapai 8,5 persen dari 23,1 persen elektabilitasnya dan pemilih militan Sarimuda sebesar 8,6 persen dari 22,3 persen elektablitasnya," pungkasnya.[rel/rik]

Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00