Terungkap, MA Bunuh Manager K3KL Waskita Pakai Pisau Cutter

Laporan: Rahmad Sandi

Kriminal  RABU, 06 SEPTEMBER 2017 , 18:13:00 WIB

Terungkap, MA Bunuh Manager K3KL Waskita Pakai Pisau Cutter

MA (Kemeja Putih) Tersangka Pembunuh Manager K3KL Waskita/RMOLSUMSEL/Rahmad Sandi

RMOL. MA (16) remaja tanggung yang statusnya seorang Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Palembang diduga pelaku pembunuhan terhadap Minggu Baharudin (27) Manajer K3KL Waskita akhirnya diamankan di Mapolresta Palembang.

Dihadapan polisi MA mengakui telah membunuh korbannya tersebut. Berdasarkan keterangan yang didapat saat pemeriksaan oleh anggota kepolisian menunjukkan bahwa aksi yang dilakukannya itu berlangsung secara spontan. Dimana pada saat kejadian ia sedang terlibat keributan dengan seseorang di Jalan kawasan Cinde, kemudian di saat bersamaan korban melintas dengan kecepatan tinggi sehingga pelaku mengira korban adalah musuhnya.

"Saya mengira korban ini adalah musuh yang ribut dengan saya. Lalu dengan spontan saya tusuk dia dengan pisau carter," katanya saat diamankan di Polresta Palembang, Rabu (06/9) Siang.

Kemudian, lanjut MA, setelah korban yang tak berdaya usai dirinya menghujam dengan satu tusukan, MA lalu menghujam kembali korban yang dalam posisi terbaring berkali-kali hingga menyebabkan korban tewas di tempat.

Melihat korban sudah tak berdaya, MA mengambil HP milik korban lalu dengan santai meninggal korban menuju Dermaga Sungai Musi membuangkan Carter yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

"Saya tinggalkan saja korban disana, besoknya saya sekolah seperti biasa. Hp-nya sudah saya jual Rp 1,7 juta," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara menerangkan, usai melakukan penyelidikan atas kasus tersebut akhirnya pelaku berhasil ditangkap saat sedang magang di salah satu mall Palembang.

Untuk  motif yang dilakukan pembunuhan dengan perampokan. Atas ulahnya pelaku dijerat pelaku dikenakan pasal 351 dan 365 ayat 3.

"Dari pengakuan tersangka salah sasaran. Pelaku dipastikan hanya satu orang. Dan untuk selanjutnya akan kita lakukan pengembangan lebih lanjut," jelasnya.[rik] 

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00