Bukan Kepentingan Idrus Marham

Pemberhentian Ahmad Doli Sudah Prosedural

Politik  RABU, 06 SEPTEMBER 2017 , 07:51:00 WIB

Pemberhentian Ahmad Doli Sudah Prosedural

Idrus Marham/net

RMOL. Pemberhentian pimpinan Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia sebagai anggota Partai Golkar telah melalui mekanisme kepartaian. Sehingga, dipastikan juga tidak ada kesewenang-wenangan dalam pemecatan itu.

Begitu ditegaskan Wakil Sekjen Partai Golkar Maman Abdurahman dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (6/9).

Maman menjelaskan bahwa Partai Golkar memiliki mekanisme tersendiri dalam menyikapi berbagai bentuk tindakan indisipliner serta pelanggaran. Sementara manuver politik yang dilakukan oleh Ahmad Doli Kurnia masuk dalam kategori tindakan pelanggaran.

"DPP Partai Golkar memandang tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi dan perlu ditindak tegas demi menjaga marwah dan wibawa Partai Golkar," urainya, seperti diberitakan RMOL.

Maman meminta kepada GMPG pimpinan Doli untuk memandang utuh kebijakan ini dan tidak menyudutkan posisi Sekjen Golkar Idrus Marham. Apalagi, kebijakan ini murni berasal darti mekanisme kepartaian yang diputuskan DPP Partai Golkar.

"Jadi pemberhentian ini bukan tindak atas nama pribadi apalagi keinginan Kanda Idrus Marham ataupun kepentingan di dalam Partai Golkar," urainya.

Idrus Marham, sambungnya, merupakan kader Golkar yang tangguh, bertanggung jawab, dan tidak mengenal rasa takut dalam menjalankan tugasnya menjaga dan membesarkan partai. Atas alasan itu, rasa cinta Idrus kepada partaiā€Ž tidak perlu diragukan lagi.

"Salah satu buktinya, beliau tetap memilih menjadi Sekjen Golkar di saat kursi menteri acap kali ditawarkan kepadanya. Ia terpaksa berhadapan dengan masalah Doli karena posisinya sebagai sekjen dan jurubicara partai," tegasnya.

Secara khusus, ia meminta kepada GMPG untuk tidak main klaim sebagai pembaharu di kalangan anak muda yang berjuang untuk kepentingan Partai Golkar. Jangan merasa hanya mereka sendiri yang berjuang dengan idealismenya demi kepentingan Partai Golkar.

"Sebagai kader muda, saya juga merasa berperan dalam perjuangan Partai Golkar. Bahkan tidak sekedar berada di luar, tapi berjuang bersama Partai Golkar demi mewujudkan cita-cita dan tujuan," pungkas Maman.[sri]














Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00