RMOLSUMSEL

Home     


MIRIS, RATUSAN NAPI DAPAT SATU EMBER AIR SEHARI
PDAM TIRTA BETUAH: LISTRIK KURANG DAN MESIN TUA
SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 12:55:00 WIB

REZA MEDIANSYAH PURNAMA/NET
  

RMOL. Sejak masuknya musim kemarau tahun 2017 ini, Lembaga Permasyarakatan Kelas III Kabupaten Banyuasin, dengan jumlah warga binaan nyaris mencapai seribu, kesulitan untuk mendapatkan pasokan Air bersih dari pihak PDAM Tirta Betuah.

Hal tersebut diungkapkan S.Gito Plt Kepala Lapas Kelas III Banyuasin melalui Reza Mediansyah Purnama Kepala Sub Seksi Keamanan Ketertiban Lapas Kelas III Kabupaten Banyuasin, jika pasokan air bersih yang sehari-hari di gunakan untuk kebutuhan lapas Banyuasin, saat ini terus terhambat dan membuat warga binaan harus berhemat dengan air seadanya, yang biasa di gunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci hingga untuk beribadah.

"Ya gimana lagi kita, kalau Air PDAM hanya mengalirnya satu minggu sekali selama dua Jam saja. Jadi kita juga telah berusaha untuk memenuhi kebutuhan Air dengan membeli, satu minggu empat kali kami membeli air," katanya di ruangan kerjanya, Senin (4/8).

Di Lapas Ini, masih katanya, ada tiga tempat penampungan Air dan dua sumur bor yang tidak ada airnya. Dari tiga tempat penampungan air itu, satu penampungan dapat menampung Air sebanyak enam mobil tangki Air berukuran kapasitas 4000 liter, Sedangkan satu tangki Air pihak kami harus mengeluarkan uang sebesar Rp150 ribu.

"Jadi kapasitas penampungan air mencapai 75 ribu liter, Kalau membeli air kami hanya mampu beli empat kali tangki perminggunya, Terpaksa harus berhemat Air dan sehari dari 795 Napi, satu napi di jatahi satu ember vinotek," sambungnya.

Jatah air itu, di berikan sesuai dengan Air yang hanya dimiliki Lapas saat ini. Sedangkan untuk Air minum pihak kami juga menggunakan Air PDAM yang mengalir selama satu minggu sekali.

"Kita stok air untuk wudhu warga binaan juga dan Air minum, para warga binaan disini juga rajin untuk beribadah," jelasnya.

Sejauh ini juga, pihaknya telah mendapatkan respon baik juga dari Pihak Pemerintah Kabupaten Banyuasin, guna menangani kekurangan pasokan Air bersih di Lapas.

"Sudah ada wacana dari Pemkab, untuk nantinya membuat subur bor di sini," ucapnya.

Sementara Plt  Direktur PDAM Tirta Betuah Abdul Munif melalui Kepala Cabang Banyuasin III, Erwan Kuswari mengatakan, persoalan kurangnya suplai air bersih akibat kondisi mesin yang sudah tidak efisien lagi, bahkan untuk mengoperasikan mesin tersebut masih kekurangan daya.

Kondisi mesin yang sudah uzur, mesin itu sejak era Musi Banyuasin tahun 90- an dan digunakan sampai saat ini, sehingga untuk memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat harus upaya pergantian mesin.

" Tidak hanya itu saja masih kurangnya daya, sehingga untuk mendapatkan debit air yang disuplai ke bak penampungan sangat kecil,” Keluhnya.

Lebih lanjut Erwan Kuswari menyebutkan, adanya kendala tidak stabil tegangan listrik, sehingga berdampak pada pengolaan air ke konsumen.

“ Ya, kami sudah sampaikan ke Pemerintah apa yang menjadi kendala dalam melayani masyarakat di bidang air bersih.” singkatnya.[bubun/rik]


Baca juga:
WABUP SAMPAIKAN NOTA KEUANGAN RANCANGAN P-APBD 2017
KUBU ROMI UNJUK GIGI, SEJUMLAH ANGGOTA DPRD LUBUKLINGGAU DI-PAW
ATASI KELUHAN AIR BERSIH, PDAM BUKIT SULAP DISUNTIK RP 4,7 MILIAR
INI TANGGAPAN PERINDO SOAL NAIKNYA DANA PARPOL
BANPOL RP 1000,- PER SUARA, PARPOL MAKIN "LAPANG"


Komentar Pembaca






Berita Populer

Wow... Beginilah Cara Kapolres Meminta Maaf pada Anakbuahnya
Dibilang Wakil Rakyat Kinerjanya Lamban, ULP Banyuasin Salahkan OPD
Cerita Dibalik Layar Film G30S/PKI