Dicekal di Malaysia, Lagu Despacito Bebas di Indonesia

Seleb  SENIN, 04 SEPTEMBER 2017 , 10:40:00 WIB

Dicekal di  Malaysia, Lagu Despacito Bebas di Indonesia

Krisna Mukti/net

RMOL. Meski mampu menyita per­hatian di dunia musik, ternyata lagu Despacito juga menuai masalah. Lagu hasil kolaborasi Luis Fonsi dan Daddy Yankee serta Justin Bieber itu mendapat kecaman di sejumlah negara, salah satunya dari Malaysia.

Tak hanya Malaysia, kini ban­yak Anggota DPR-RI secara te­gas meminta Komisi Penyiaran Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, untuk lebih peka terhadap dampak informasi negatif yang bisa merusak generasi muda dengan pencekalan konten-konten lagu Despacito, salah satunya Krisna Mukti.

Pasalnya lagu itu memiliki lirik dan makna yang mesum. Sementara di Singapura dan Malaysia, lagu tersebut sudah tegas-tegas dilarang di radio maupun televisi, sedangkan di Indonesia masih bebas beredar.

Tanggapan serupa juga diserukan oleh Ketua Ormas Brigade 08, Zecky Alatas dan juga Gubernur terpilih Anies Baswedan. Dalam sebuah kesempatan, Anies mem­inta para pihak terkait baik KPAI, Kemenkominfo dan para orang tua mengkaji hal-hal yang bisa merusak moral anak bangsa, apalagi sampai menciderai seni.

"Saya berharap semua pihak mampu mengkaji ulang, apakah hal tersebut pantas untuk atau tidak dinikmati sebagai sebuah karya seni," ujar Anies, diberitakan RMOL.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum Ormas Brigade 08, Zecky Alata. "Seni yang indah tidak har­us melanggar atau bergeser dari kaidah-kaidah yang ada. Kami selaku organisasi masyarakat yang menjunjung tinggi nilai moral, sangat mendukung diceka­lnya lagu Despacito beredar di Indonesia," tutur Zecky.

Dengan masuknya budaya asing yang buruk, ujarnya, bisa menjadi kekhawatiran tersendiri bagi generasi muda kita. Bahkan hal ini, nilai Zecky, tak kalah berbahayanya dibanding terorisme dan narkoba.

Untuk itu dia menilai, se­layaknya pemerintah dalam hal ini KPI, Kemenkoinfo bersama KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) untjuga me­mantau setiap lagu yang berlirik vulgar atau mesum, baik lagu-lagu asing dan Indonesia agar bisa dicekal lebih dini.

Dengan demikian, lembaga-lembaga berwenang menjalank­an fungsinya dalam mempro­teksi masuknya budaya asing yang buruk bagi perkembangangenerasi muda Indonesia. Tak terkecuali dengan lagu Despacito, mengingat liriknya yang jika diterjemahkan merupakan kalimat-kalimat vulgar yang menjurus pada kebebasan seks. Ditambah lagi dengan visual yang merendahkan martabat manusia dan wanita. 

Komentar Pembaca
Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00