RMOLSUMSEL

Home     


KURTUBI: MENGHAMBAT PLTN, MENGHAMBAT KESEJAHTERAAN RAKYAT
KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 , 15:07:00 WIB
LAPORAN: RAHMAD RAMLI

KURTUBI/ RMOLSUMSEL
  

RMOL. Peringkat Indonesia yang masih bertengger hingga hari ini di posisi ke-5 di ajang SEA Games 2017 selaras dengan posisi  konsumsi listrik per kapita Indonesia dibandingkan empat negara ASEAN lainnya yakni Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

"Mungkin posisi ke-5 (peringkat perolehan emas) hanya kebetulan saja tapi ini fakta seperti korelasi capaian di SEA Games dengan kemampuan supply listrik Nasional yang relatif masih sangat rendah," ucap anggota Komisi VII DPR Kurtubi di Kompleks Parlemen, Selasa (29/8) lalu kepada RMOLSumsel melalui siaran persnya.

Kurtubi menerangkan, total kapasitas  pembangkit dari suatu negaralah yang menjadi gambaran kemampuan negara itu menyuplai listriknya.

Politisi Nasdem ini menilai, dengan total pembangkit listrik yang dimiliki Indonesia sekitar 65.000 MW saat ini, belum cukup untuk menerangi seluruh pelosok daerah dengan penduduk berjumlah 250 juta tersebut.

"Bayangkan saja, Tiongkok dengan penduduk 5 kali penduduk Indonesia, kapasitas pembangkit yang dimilikinya 28 kali kapasitas pembangkit Indonesia atau setara 1.600.000 MW untuk mencukupi kelistrikannya," tandasnya.

Dia berharap, sudah saatnya Indonesia memasukkan program PLTN komersial (bukan hanya PLTN Experiment) dalam Sistem kelistrikan nasional, bukan seperti selama ini yang hanya dijadikan opsi terakhir.

"Segera revisi Kebijakan Energi Nasional (KEN) dan Rancangan Umum Energi Nasional-Daerah (RUEN-RUED) yg menempatkan PLTN sebagai opsi terakhir. Menghambat PLTN komersial dibangun di Indonesia, ini berarti menghambat peningkatan kesejahteraan rakyat," tegas Ketua Kaukus Nuklir Parlemen ini.

Jauh sebelum negara tirai bambu itu memiliki PLTN,  terang Kurtubi,  pada era 1950-an, dengan visionernya Bung Karno telah bercita-cita RI menguasai energi dan memiliki pembangkitnya.

"Kita kehabisan waktu berdebat pro-kontra antar anak bangsa soal PLTN ini.  Negara lain sudah melangkah jauh," ucapnya. [rhd]


Baca juga:
SABET REKOR SEA GAMES TERBURUK, MENPORA IMAM NAHRAWI MINTA MAAF
BEKUK MALAYSIA 1-0, THAILAND JUARA
6.000 TRILIUN DIBUANG SIA-SIA
TIMNAS AKAN BERI KEJUTAN
GARUDA MUDA INDONESIA TETAP LUAR BIASA..


Komentar Pembaca






Berita Populer

BUMI Sumsel Deklarasikan Cak Imin Cawapres
Rakerda PAN Kacau, Herman Deru 'Balik Belakang'
Jika Pilkada Sekarang, Ishak Mekki Langsung Jadi Gubernur Sumsel