Hadeuh! Sudah Tua, Ketua RT Ini Masih Doyan Ngedot

 MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 23:18:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Hadeuh! Sudah Tua, Ketua RT Ini Masih Doyan Ngedot

Lomba NGedot/rmolsumsel-dek

RMOL. Peringatan HUT RI ke 72 memang telah usai, namun semangat untuk merayakan HUT RI tersebut masih terus dilakukan. Salah satunya di Jalan tebat RT 6 RW 4 Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan dan RT 5 RW 10 Kelurahan Wonosari.

Kedua RT tersebut melaksanakan perlombaan HUT RI secara bersama sama atau gabungan. Ini dilakukan selain dikarnakan jumlah penduduk di Kedua RT tersebut yang sedikit juga lantaran terkendala biaya.

"Ini desakkan warga meminta hiburan untuk menyemarakkan HUT RI. Jadi agar kegiatan ini terlaksana dan semarak kita gabung dengan RT 6," ungkap Ketua RT 5 RW 10 Kelurahan Wonosari, Misran, Minggu (27/8).

Adapun rangkaian acara yang dilaksanakan yakni jalan santai yang dilakukan sejak pukul 06.00 wib, diteruskan dengan senam bersama dan dilanjutkan perlombaan-perlombaan untuk anak-anak dan orang tua.

Jika tahun sebelumnya, jenis perlombaan hanya panjat pinang, dan perlombaan anak-anak pada umumnya seperti makan kerupuk, kelereng dan memecahkan air dengan mata tertutup. Kini jenis yang dilombakan tahun ini yang unik-unik.

"Seperti lomba balap karung menggunakan helm untuk anak-anak, lomba estafet menggunakan terung untuk ibu-ibu dan lomba ngedot untuk pasangan suami istri," ujar Misran.

Ditambahkan Gunadi, Ketua RT 6 RW 4 Kelurahan Majasari, perlombaan di kedua kampung tersebut dapat terlaksana tak lepas dari bantuan berbagai macam instansi baik Pemerintah dan Polri.

"Jadi selain dari sumbangan warga, kami dapat bantuan dari Ibu Kapolres, Kasat reskrim, Bagian Keuangan Pemkot Prabumulih, Dinas PU dan Dispora," terangnya.

Sementara, Asep, salah satu warga mengapresiasi dengan diadakannya perlombaan HUT RI tersebut. Menurutnya, tampa adanya perlombaan, peringtan HUT RI terasa ada yang kurang.

"Alhamdulillah, ini hiburan bagi kami. Mudah-mudahan ditahun berikutnya perlombaan seperti ini dapat dilakukan lagi. Karena kami masyarakat butuh hiburan dan mersakan semaraknya HUT RI dikampung kami sendiri," tambahnya.

Dari pantauan, perlombaan HUT RI tersebut berjalan semarak. Sejumlah penonton tampak terpingkal-pingkal menyaksikan perlombaan,  khususnya lomba ngedot dan estafet menggunakan terong yang digepit di paha. [ida]


Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00