Sistem Subak Diakui Dunia, Bupati Beber Kunci Sukses

Budaya  KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 , 23:59:00 WIB

Sistem Subak Diakui Dunia, Bupati  Beber Kunci Sukses

bupati tabanan

RMOL. Kabupaten Tabanan di Bali hingga saat ini menerapkan sistem perairan subak untuk lahan persawahan. Bahkan, UNESCO sudah memasukkan subak ke dalam daftar warisan dunia.

Pemerintah Kabupaten Tabanan pun berupaya mempertahankan sistem irigasi itu guna memajukan sektor pertanian. Konsistensi Tabanan menerapkan dan mempertahankan subak pun menjadi contoh bagi daerah lain.

Adalah Pemerintah Kabupaten Pinrang di Sulawesi Selatan yang menimba ilmu tentang sistem pengairan pertanian di Tabanan. Menurut Bupati Pinrang Aslam Patonangi, daerahnya sebenarnya punya karakter sama dengan Tabanan.

Hanya saja, katanya, persoalan di Pinrang adalah minimnya partisipasi masyarakat dalam memberdayakan sektor pertanian sebagai potensi unggulan. "Situasi ini berbanding terbalik di Tabanan. Sektor pertanian di sini luar biasa,” ujar Aslam saat beraudiensi dengan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti beberapa waktu lalu.

Aslam lantas mencontohkan Desa Wisata Pinge di Kecamatan Marga, Tabanan. Selain itu, Tabanan juga memiliki Desa Jatiluwih di Kecamatan Penebel yang sudah kondang hingga luar negeri.

Bahkan, di Desa Jatiluwih ada pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). “Ini juga ditunjang oleh ketersediaan air yang memadai," beber Aslam seperti diberitakan JPNN, Kamis (24/8).

Sedangkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka mengatakan, sektor pertanian di daerahnya memang berkembang karena didukung adat di masyarakat. Sistem subak, katanya, juga sebagai aturan mengikat masyarakat agraris di Tabanan.

“Dari aturan itulah masyarakat secara tidak langsung ikut terlibat dan bertanggung jawab. Yang tidak mengindahkan aturan itu tentu akan disanksi," ungkap Eka.

Bupati berparas menarik yang sudah menyabet berbagai penghargaan itu menuturkan, Pinrang bisa mengadopsi sistem yang diterpakan di Tabanan. "Pada sistem itu juga diberlakukan aturan yang mengikat tiap anggota kelompok," tutupnya. [ida]

Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00