Saat Berjabat Tangan dengan Presiden, Ini Yang Dirasakan Bupati OKU

Politik  MINGGU, 13 AGUSTUS 2017 , 20:40:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Saat Berjabat Tangan dengan Presiden, Ini Yang Dirasakan Bupati OKU
RMOL. Sudah 46 tahun, Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Kuryana Azis mengabdikan diri pemerintahan, baik sebagai PNS dan pejabat publik.

Selama itupula ia mengaku sering mendapat penghargaan, bahkan penghargaan individu. Salah satunya mendapat predikat Camat terbaik se Sumsel dan lain sebagainya.

Namun entah mengapa, saat menerima Piala Adipura beberapa waktu lalu, suami Hj Badiar Dewi itu mengaku merasa haru dan gembira lain dari biasanya.

Apalagi ketika dirinya berjabat tangan dengan Presiden saat menerima piala Adipura.

"Rasa sangat luar biasa ketika anugerah piala Adipura saya terima. rasanya sangat haru sekali apalagi ketika berjabat tangan dengan Presiden," ungkapnya.

Betapa tidak, piala Adipura menjadi penghargaan yang diidam-idamkan masyarakat OKU selama ini, dan itu pada akhirnya berhasil disabet untuk pertama kalinya di era kepemimpinannya.

"Ada 16 kabupaten/ kota yang perdana medapat Adipura sama seperti kita. Diantaranya
Magelang, Depok. Saat itu kepala daerahnya mereka menangis terharu. Mengapa mereka menangis, katanya malu tapi berhasil pecahkan telur," jelas Kuryana.

Makanya, sambung Kuryana, dirinya terharu lantaran penghargaan bidang kebersihan kategori kota kecil yang diterimanya itu dirasa sangat luar biasa karena didapat dengan tidak mudah.

"Ini berkat kerja keras pemkab dan masyarakat OKU yang mulai sadar dengan kebersihan," katanya.

Dalam penilaiannya pula, menurut Kuryana, tidak hanya kebersihan lingkungan saja dinilai.

"Banyak unsur yang ikut serta penilaian untuk dapat Adipura, termasuk pendidikan," imbuhnya.

Dari segi pendidikan, papar Kuryana, OKU sudah memiliki setidaknya 4 sekolah yang mendapat Adiwiyata.

OKU juga memiliki Desa perubahan iklim di dua desa yakni SP 5 Makartitama serta desa Penilikan, Peninjauan.

"kemudian kita juga mempunyai kampung organik yang ada di Desa Tegal Arum dimana kampung tersebut memiliki prospek untuk membuat pupuk organik sendiri serta mempunyai komoditi buah naga yang berlimpah," lanjut Kuryana.

Ditambahkan Kuryana, di bidang kesehatan juga, RSUD Kabupaten OKU sudah memiliki Ipal sendiri.

"kita memiliki taman kota Baturaja yang dinilai baik oleh tim penilai, namun yang terbaik berada di kawasan PT Semen Baturaja yang mempunyai hutan kota. Kita juga hingga saat ini sudah menanam lebih dari 1000 pohon di kawasan kota Baturaja dan akan ditambah lagi, jadi Insya Allah nanti kota Baturaja akan hijau dan sejuk," tambah Kuryana.

Terakhir, Kuryana mengatakan jika pengelolaan sampah yang paling dominan dalam penilaian Adipura, dan itu OKU mendapatkan nilai yang baik karena OKU punya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di simpang Kandis yang sudah tertata rapi, ada juga warga yang memiliki bank sampah pribadi. Dll.

"Mudah-mudahan kedepannya kita akan lebih baik lagi dan mendapatkan piala Adipura Kencana, karena salah satu syarat mendapatkannya, pengolahan sampah setiap tahunnya harus berkurang, dalam artian warga harus benar-benar mengelola sampah khususnya yang tidak bisa diurai didalam tanah," pungkas Kuryana. [ida]

Komentar Pembaca
Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00