RMOLSUMSEL

Home     


SETUBUHI ANAK DIBAWAH UMUR, PEGAWAI PT TEL DIRINGKUS
MINGGU, 13 AGUSTUS 2017 , 13:26:00 WIB
LAPORAN: DEDE SUHEN

  

RMOL. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Prabumulih pimpinan AKP Eryadi Yuswanto berhasil meringkus seorang pelaku persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Pelaku yang dimaksud yakni Yopi Epriyono (39) Warga Desa Banuayu Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim. Pria yang merupakan pegawai PT TEL ini diringkus dikediamannya sekitar pukul 18.30 wib dan langsung digelandang ke Mapolres Prabumulih.

Penangkapan pelaku sendiri menindaklanjuti laporan polisi nomor : LP/B-200/VII/2017/Res Pbm tanggal 28 Juli 2017 dengan pelapor TE (17) Warga Jalan Mangga Baru Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

Dalam laporan tersebut korban menerangkan bahwa dirinya telah dirayu oleh pelaku untuk melakukan hubungan layaknya suami istri.

Mendapat laporan tersebut, Satreskrim Polres Prabumulih kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pelaku dikediamannya di Desa Banuayu Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim.

Menurut informasi, persetubuhan tersebut terjadi bermula dari perkenalan antara pelaku dan korban di Kota Prabumulih satu tahun silam.

Perkenalan tersebut kemudian berlanjut dan keduanya pun menjalin hubungan asmara. Selama enam bulan menjalani hubungan, pelaku tidak menunjukkan gelagat yang mencurigakan.

Namun, belakangan pelaku menujukkan niat bejatnya. Tepatnya pada perayaan tahun baru 2016 lalu. Sekitar pukul 23.45 wib pelaku menjemput korban dirumah dan mengajaknya jalan-jalan keliling kota menyaksikan tahun baruan.

Setelah puas jalan-jalan, pelaku kemudian mengantar korban pulang kerumah. Lantaran sudah larut malam, penghuni rumah pun sudah pada tidur, pelaku kemudian merayu korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Korban yang terlena dengan janji-janji pelaku hanya bisa pasrah dan persetubuhan pun akhirnya terjadi. Tak hanya satu kali, persetubuhan itu pun berlanjut dan kerap dilakukan oleh keduanya ditempat yang berbeda.

Naas bagi korban, lantaran sering melakukan hubungan badan, korban akhirnya hamil. Mengetahui hal itu, korban kemudian memberitahukan kabar tersebut kepada pelaku dengan maksud agar pelaku bertanggung jawab.

Namun, bukannya bertanggung jawab, mengetahui korban hamil pelaku malah menghilang dan sulit dihubungi. Tak tahan menyembunyikan aib tersebut, tepat diusia kandungannya mengijak tujuh bulan korban kemudian memberitahukan kejadian itu kepada kedua orang tuanya.

Didampingi orang tuanya, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Prabumulih. Korban juga terpaksa berhenti sekolah lantaran kondisi perut yang semakin membesar.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti melalui Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Eryadi Yuswanto saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku.

"Benar sekali. Pelaku merupakan pegawai PT TEL. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan," ungkapnya.

Akibat perbuatannya pelaku dikenakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. [yip]


Baca juga:
BEGINI CARA POLRES PRABUMULIH TINGKATKAN KETERAMPILAN ANGGOTA
POLRES PRABUMULIH BERIKAN JASA PENGAWALAN GRATIS
KASAT LANTAS: INI PERINGATAN BAGI PARA PENGENDARA
TEGAS, POLRES PRABUMULIH BASMI PEMBALAP LIAR
SATRESKRIM DAN NARKOBA POLRES PRABUMULIH BANTU PANTI


Komentar Pembaca






Berita Populer

Ustad Fikri Diduga Tipu Puluhan Jemaah Umroh
Dua Pengusaha Wanita Tertangkap Nyabu
Bawa Dagangan dari Palembang ke Prabumulih, Boy Diringkus Polisi