RMOLSUMSEL

Home     


AKHIR DESEMBER, BANYUASIN CAPAI 1,7 JUTA TON GKG
SABTU, 12 AGUSTUS 2017 , 23:39:00 WIB

 RMOL. Target 1,7 juta ton gabah kering giling (GKG) di Banyuasin bakal tercapai. Oleh karena itu Dinas Pertanian dan Perkebunan akan kembali bagikan puluhan Alat Mesin Pertanian (Alsintan).

Hal tersebut di sampaikan H Syuhada Aziz, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Banyuasin, dirinya juga mengatakan pemerintah pusat melalui kementerian Pertanian telah menargetkan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin mampu memproduksi 1,7 juta Ton Gabah kering giling, yang saat ini masih tersisa lima bulan lagi untuk mencapai itu dan saat ini percepatan musim tanam juga telah dilakukan di Banyuasin.

Dalam waktu dekat ini pihaknya akan kembali membagikan sekitar 50 alat mesin pertanian (Alsintan) ke para petani yang berada di beberapa kecamatan.

" Kita akan Distribusikan lagi sekitar 50 Alsintan, Namun dalam pembagiannya juga kita harus tepat sasaran." Katanya saat dibincangikemarin

Hingga semester pertama, lanjutnya, dari data Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Banyuasin mencatat, telah berhasil memproduksi 1 juta ton GKG dan pada semester dua tahun 2017 ini, pemerintah daerah Kabupaten Banyuasin menargetkan 700 ribu ton Gabah kering giling. [ida]

Sehingga target yang di patok pemerintah pusat, dapat di penuhi oleh pemerintah daerah kabupaten Banyuasin untuk memenuhi target tersebut. Dari sejumlah sentral produksi padi terdapat 130 hektare lahan yang sudah siap di garap, yang ada pada 10 kecamatan di Kabupaten Banyuasin.

" Kita optimis target akan terpenuhi di akhir Desember 2017 ini." Harapnya

Dirinya juga, mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan Alsintan yang terus di gulirkan ke Kabupaten Banyuasin.

" Terima kasih untuk pemerintah pusat, mudah-mudahan apa yang di harapkan dapat tercapai." Ungkapnya

Sementara itu, Sukardi Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Banyuasin menyayangkan alat mesin pertanian yang kini sangat di butuhkan petani untuk menggarap 130 ribu hektare
Lahan yang di targetkan akhir Agustus belum di terima para petani.

" Padahal untuk menggarap lahan dengan jumlah besar, di perlukan traktor dengan roda besar." keluhnya.

Dirinya juga menilai dalam lambannya proses verifkasi dan distribusi Alsintan membuat agenda pertanian di level bawah terganggu.

" kita sangat butuh secepatnya Alsintan tersebut dapat di distribusikan,' tegasnya. [bubun/ida]


Baca juga:
TEKAN ANGKA KEKERASAN PADA ANAK, IBU BHAYANGKARI SAMBANGI TK
HAMIL DIPERKOSA, GADIS CILIK INI DILARANG ABORSI
SAKSI KUNCI KORUPSI E-KTP ITU DONATUR TERBESAR BARACK OBAMA
PUTUSAN PK PERKUAT POSISI PPP DJAN FARIDZ
USAI MCU, UZTAD BA'ASYIR KONTROL BULAN DEPAN


Komentar Pembaca






Berita Populer

Palembang Tertinggi Jumlah Penduduk Miskin
Merdeka.. Dulu Impor Sekarang Ekspor Bawang Merah
Telkomsel Terus Bangun Wilayah Perbatasan Negara