RMOLSUMSEL

Home     


FILM KARTINI MENGURAS AIR MATA MASYARAKAT INDONESIA DI SELANDIA BARU
SABTU, 12 AGUSTUS 2017 , 18:16:00 WIB

NET
  

RMOL. Masyarakat Indonesia di Selandia Baru sudah lama merindukan film-film Indonesia.

Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, pun menjawab kerinduan itu. Setelah mendengarkan masukan dari warga, dipilih tiga film yang dianggap mampu mewakili wajah Indonesia saat ini. Ketiga film itu adalah Kartini (2017), Rudy Habibie (2016) dan Cek Toko Sebelah (2016).

Selain untuk memenuhi kerinduan warga, Tantowi Yahya meyakini bahwa film adalah medium yang tepat untuk memperkenalkan Indonesia ke khalayak di Selandia Baru. Itulah sebabnya kedutaan menyewa satu bioskop di Reading Cinema Wellington untuk menayangkan film Indonesia.

"Dengan kapasitas 123 tempat duduk, semua karcis sudah habis dipesan oleh warga Indonesia dan Selandia Baru dalam seminggu," jelas Tantowi  (Sabtu, 12/8), seperti diberitakan RMOL.Co.

Film pertama yang ditayangkan pada akhir pekan ini adalah Kartini yang dibintangi Dian Sastro dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Tantowi beserta istri yang hadir untuk membuka acara festival mengaku bangga melihat antusiasme warga Indonesia yang datang dengan mengenakan kebaya dan diiringi oleh gamelan Padhang Moncar yang semua pemainnya adalah orang Selandia Baru.

Dan yang lebih membanggakan lagi, Kartini ternyata menarik minat banyak penonton dari masyarakat lokal.

Saat film diputar waktu setempat (11/8), Tantowi mengaku melihat banyak penonton, termasuk bule yang meneteskan air mata. Ini menandakan film tersebut mampu menyentuh hati penonton dan ini menjadi kebanggaan tersendiri pada karya kreatif anak bangsa.

Hari ini (12/8), waktu setempat giliran film romantis Rudy Habibie yang akan diputar dan akan ditutup tanggal 13 Agustus dengan film komedi Cek Toko Sebelah.

Acara ini Indonesia Film Weekend ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington, bekerja sama dengan Cinema XXI, Bekraf, Astra Group dan Barito Pacific. Acara ini untuk menyambut hari kemerdekaan Indonesia ke-72 yang juga diramaikan dengan Indonesia Culinary Week (10-20 Agustus), Indonesia Day (19-20 Agustus) dan upacara detik-detik proklamasi pada 17 Agustus 2017. [sri]


Baca juga:
INDONESIA DAN SELANDIA BARU KERJASAMA TANGANI TERORISME
RATUSAN WNA TIONGKOK DIDEPORTASI KARENA TAK PUNYA..
24 PEKERJA LRT PALEMBANG ASAL CHINA TERANCAM DIDEPORTASI
WASPADALAH, MEDITASI BISA MENYEBABKAN PERASAAN NEGATIF
AMIEN RAIS: REKLAMASI JAKARTA CONTOH NYATA NEGARA DIGADAIKAN


Komentar Pembaca






Berita Populer

Minggu Depan Dinikahi Duda Beranak Satu
Tora Sudiro Akhirnya Dibebaskan, Kok Bisa..
Simpan Sabu dan Bong, Aktor Rio Reifan Ditangkap