RMOLSUMSEL

Home     


TEMUI PRABOWO DAN JOKOWI
PENGAMAT: SBY SEDANG MAIN DUA KAKI
JUM'AT, 11 AGUSTUS 2017 , 18:44:00 WIB

SBY/NET
  

RMOL. Kunjungan Agus Harimurti Yudhoyono ke Istana Kepresidenan menunjukkan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sedang bermain di dua kaki.

Pengamat politik Ray Rangkuti menjelaskan, di satu sisi, SBY memainkan pola check and balance saat menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan mengkritik pemerintah yang menginginkan ambang batas pencalonan presiden 20 persen di Pemilu 2019.

Di sisi lain, SBY mendorong putera sulungnya menemui Presiden Joko Widodo. Dorongan tersebut memiliki tujuan tersendiri dalam mengangkat elektabilitas AHY di perhelatan Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"SBY mendorong anaknya bertemu Jokowi ini tujuannya tidak kosong, pasti ada target. SBY ini tahapan strateginya pelan tapi punya tujuan. Minimal (pertemuan AHY dengan Jokowi) di lingkungan Demokrat ada kader yang bisa didorong dalam Pilpres 2019 mendatang," jelas Ray dalam diskusi yang digelar Para Syndicate di Kawasan Wijaya, Jakarta, Jumat (11/8), seperti diberitakan RMOL.Co.

Menurutnya, 80 persen pertemuan antar tokoh parpol semata mengarah pada hitung-hitungan politik. Hanya 20 persen saja yang mengedepankan persamaan ideologi. Hal ini juga yang menjadi dasar dorongan SBY untuk mempertemuakan AHY dengan Presiden Jokowi sebagai sinyalemen bahwa Demokrat masih bisa diajak kerja sama, namun dengan hitung-hitungan yang pasti.

"Jadi menunjukkan Partai Demokrat tetap membuka pihak manapun. Tetapi hitung-hitunganndan kalkulasinya menguntungkan partai," tegas Ray yang juga direktur eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima). [sri]


Baca juga:
ULANG TAHUN, NETIZEN DOAKAN AHY JADI PRESIDEN
ANDAI JENDERAL GATOT VS HABIB RIZIEQ BERSAING DI PILPRES
KEJAR TARGET EMPAT BESAR, PARTAI HANURA TANCAP GAS
MABES POLRI MINTA TIDAK KAITKAN JENDERAL TITO DENGAN PILPRES 2019
SBY-PRABOWO AKAN KEMBALI BERTEMU, BAHAS AHY?


Komentar Pembaca






Berita Populer

Orang Ini Disebut Juara 1 Koruptor di Indonesia
Rupanya Banyak Warga Palembang Ingin Ustadz Taufik Jadi Walikota
Salahkan Amien Rais Soal Amandemen UUD 1945, Try Sutrisno Lupa Sejarah