RMOLSUMSEL

Home     


SOAL BANGUNAN HOTEL IBIS, PEMKOT SEGERA KELUARKAN PERINGATAN TERAKHIR!
KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 , 14:45:00 WIB
LAPORAN: SADAM MAULANA

  

RMOL. Pemerintah kota (Pemkot) Palembang telah bersikap tegas dan meminta agar proses pembangunan Hotel Ibis di Jalan Letkol Iskandar Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) I dihentikan sementara.

Bahkan, dalam menjalankan rekomendasi Walikota, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Palembang telah melayangkan tiga kali surat peringatan (SP), terkait kerusakan dan pelanggaran atas pembangunan Hotel Ibis.

Kabid Penegak Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Palembang Dedi Harapan mengungkapkan, dari tiga kali SP yang dilayangkan tidak satupun yang diindahkan.

SP pertama dilayangkan pada 10 April. Kemudian Satpol PP kembali melayangkan SP II pada 17 April yang tetap tidak dihiraukan. Terakhir Satpol PP kembali melayangkan SP III kepada pihak Hotel Ibis 3 Mei lalu.

"Terkait kerusakan Fasum (Fasilitas Umum) di sekitar bangunan Hotel Ibis kami sudah layangkan 3 kali SP, untuk perbaikan Fasum dan menghentikan sementara kegiatan pembangunan," ungkapnya, Kamis (10/8).

Dedi mengatakan, setiap SP yang dikeluarkan masing-masing memiliki waktu 3x24 jam. Hingga SP 3 keluar dan kemudian Walikota Palembang mengeluarkan peringatan terakhir dengan waktu 7x24 jam.

"Tahapannya seperti itu setelah keluar SK penyegelan, penutupan sementara atau pembongkaran, baru kami bisa bergerak," kata dia.

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil kajian tim terkait, apakah ada penyimpangan atau tidak dalam proses pembangunan Hotel Ibis.

Sementara itu, Sesuai surat yang dikeluarkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Palembang tertanggal 17 Mei 2017, yang ditujukan kepada PT Indo Citra Mulia (kontraktor), pembangunan Hotel Ibis milik Thamrin Group, agar segera memperbaiki semua kerusakan lingkungan.

Tapi sayang sampai sekarang belum juga ditindaklajuti pihak Thamrin Group. Surat yang ditandatangani Kepala DLHK Palembang, Faizal AR tersebut berbunyi, menindaklanjuti surat tugas Nomor : 800/097/DLHK/2017 tanggal 6 Maret.

Dimana dalam surat tersebut agar dilakukan verifikasi lapangan atas pengaduan masyarakat atas nama PT Sebangun Bumi Andalas, Jalan Letkol Iskandar Nomor 708 (eks Poltabes Lama) Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, pada tanggal 25 Februari 2017 terhadap pembangunan Hotel Ibis.

Tim DLHK sudah dua kali verifikasi lapangan yakni tanggal 7 - 8 Maret dengan hasil: atas semua kerusakan yang terjadi akibat pembangunan Hotel Ibis, pihak DLHK memberikan peringatan kepada Hotel Ibis dan untuk segera memperbaiki semua kerusakan.

Kepala DLHK Palembang Faizal AR mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pemilik Thamrin Group di Kantor Camat IT I pada Senin (7/8).

"Usai melaksanakan Paripurna DPRD Palembang Senin lalu, sudah dipanggil pemilik PT Thamrin Group atas nama Gunawan Kokoh Thamrin di Kantor Camat IT I, yang dihadiri Camat, Lurah, Kepala Dishub, Kepala dinas PU PR dan saya sendiri kepala DLHK," katanya.

Berdasarkan hasil koordinasi, pihak Thamrin Group siap menjalankan dan memenuhi peringatan dari instansi terkait dan siap dipertemukan dengan PT Sebangun Bumi Andalas yang merasa dirugikan.

"Beliau (Kokoh Thamrin) siap memperbaiki semua kerusakan dan menjalankan rekomendasi DPRD Palembang," ungkapnya. [yip]


Baca juga:
PELUANG! PEMKOT PRABUMULIH BUKA PENDAFTARAN KEPALA SEKOLAH
MENGERUCUT, DPC GERINDRA PAGARALAM HANYA AJUKAN TIGA NAMA KE DPP
CALON INDEPENDEN TIDAK BOLEH SERAHKAN KTP BUKAN PENDUKUNG
PETAHANA DILARANG LAKUKAM ROTASI JABATAN 6 BULAN SEBELUM DCT
BALON WAKO DARI HANURA GELAR PAPARAN VISI DAN MISI


Komentar Pembaca






Berita Populer

Panwaslu Itu Lembaga Atau Bukan? Kok Enteng Banget Keluarkan Pengumuman
Persiapan Tes Sekda OKU, Kadin Ini Rajin Baca Buku
Kasus PHK Sepihak Koran Sindo Siap Disidangkan