RMOLSUMSEL

Home     


DEWAN PERINGATKAN PEMKOT PALEMBANG, STOP PEMBANGUNAN HOTEL IBIS
SELASA, 08 AGUSTUS 2017 , 17:57:00 WIB
LAPORAN: SADAM MAULANA

  

RMOL. Rapat bersama Komisi I, II dan III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang, Selasa (8/8), membuat kesimpulan tegas terkait pembangunan Hotel Ibis di lokasi di Jalan Letkol Iskandar Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang.

Berdasarkan hasil rapat gabungan antar Komisi dengan Dinas PU PR, Dishub, DLHK, BPMPTSP, Satpol PP, Camat dan Lurah, terkait polemik pembangunan hotel milik Thamrin Group, diputuskan agar Pemerintah kota (Pemkot) Palembang segera bertindak tegas.

Wakil rakyat Kota Palembang mendesak dan memberikan tenggat waktu kepada Pemkot agar segera menghentikan proses pembangunan Hotel Ibis. Pemkot diberikan waktu satu pekan terhitung hari ini.

Ketua Komisi II DPRD Palembang Candra Darmawan mengatakan, terkait perizinan, untuk data pendukung terjadi kesalahan. Menurutnya, antara dinas PUPR, BPMPTS maupun Dishub Palembang tidak ada sinkorinasi, sehingga data yang disampaikan keduanya berbeda.

"Data permohonan awal hingga keluar Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tidak sesuai. Karena, pemohon izin tidak terbuka, bahkan menutupi apa yang dikerjakan di lapangan," kata dia, seusai rapat gabungan.

Dia menjelaskannya, berdasarkan kajian dan sesuai aturan Undang-undang (UU), bangunan Hotel Ibis yang terletak di lokasi eks Bioskop Sanggar, hanya boleh dibangun lima lantai. Tapi, karena kurangnya ketelitian, izinnya diberikan 11 lantai ditambah dua bassement.

"Kajian kita, harusnya hanya lima lantai. Kenyataannya izin diberikan 11 lantai ditambah dua bassement. Tentu itu menyalahi, kita tegaskan Thamrin Group atau Hotel Ibis ini tidak ada etikad baik, kami minta Pemkot tutup sementara," tegasnya.

Ketua Komisi I Endang Larasati Lailasari mengatakan, berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan Dinas PU PR bangunan terdiri 14 lantai. Tapi, ada yang dicoret dalam rekomendasi tersebut.

"Intinya tidak ada kejelasan pasti mau dibangun berapa lantai. Persoalan Hotel ini sudah meluas, kami minta Pemkot Palembang segera menutup sementara. Kami beri waktu satu minggu. Kami ini wakil rakyat, tolong didengar," tegas Endang.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Palembang Firmansyah Hadi mengatakan, ia merasa bingung dengan Pemkot yang seolah-olah mau di adu dengan dewan.

Padahal semua kesalahan Hotel Ibis sudah jelas, tapi yang membuatnya lebih heran lagi Pemkot Palembang tidak ada nyali untuk menutupnya. "Semua yang kita lakukan selama ini, tidak pernah didengar. Kenapa Pemerintah takut dengan satu orang," katanya.

Kepala BPMPTSP, Ahmad Zazuli dalam rapat mengatakan, pengajuan IMB berawal di Desember 2014, kemudian di ajukan kembali di bulan Desember 2016. Dijelaskannya, administrasi izin keluar sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan Dinas PU PR.

"Tidak mungkin izin kami keluarkan jika belum ada izin tetangga, RT, Lurah maupun camat setempat. Intinya kami keluarkan izin sesuai rekomendasi dari PUPR," ungkapnya. [yip]


Baca juga:
PENGELOLAAN PARKIR TAK BERES, DISHUB HANYA DIAM
KOMISI IV PERTANYAKAN DOKUMEN TENAGA KERJA HOTEL IBIS
SEKARANG MUDIK KE PAGARALAM BISA NAIK PESAWAT
POLITISI PDIP: PIDATO VICTOR LAISKODAT TIDAK PAS
DISHUB BERUPAYA PARKIR ONLINE SEGERA DITERAPKAN DI PALEMBANG


Komentar Pembaca






Berita Populer

Siap-siap Macet, Simpang Charitas Ditutup 20 Agustus
Ingin Dapat SIM Gratis di Polres Prabumulih, Ini Syaratnya
Duet RMOLSumsel.Com-Merdeka.Com Jadi Juara