Aksi Solidaritas Untuk Palestina Berbuah Sanksi bagi Sriwijaya FC

Olahraga  SABTU, 05 AGUSTUS 2017 , 17:06:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

Aksi Solidaritas Untuk Palestina Berbuah Sanksi bagi Sriwijaya FC
RMOL. Dukungan kemanusiaan atas penindasan di sebuah negara berbuah sanksi, sungguh miris nasib yang dialami Sriwijaya FC. Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada manajemen klub Laskar Wong Kito lantaran suporter Sriwijaya FC dianggap terbukti memasang spanduk bermotif politik saat menjamu Persipura Jayapura, Minggu (30/7/2017) lalu di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Atas pelanggaran tersebut, manajemen pun dijatuhi denda sebesar 30 juta rupiah dan wajib dibayar 2 minggu kedepan. Terkait keputusan ini, manajemen Sriwijaya FC tidak dapat mengajukan banding kepada Komdis PSSI. Pada pertandingan kontra Persipura beberapa waktu lalu, seluruh supporter Sriwijaya FC melakukan aksi solidaritas dengan mengibarkan bendera Palestina.

Bahkan dari tribun utara terlihat jelas koreo bendera Indonesia berdampingan dengan bendera Palestina yang dilakukan suporter Singa Mania. Saat dikonfirmasi, sekretaris PT SOM Faisal Mursyid mengaku sudah secara resmi menerima surat terkait sanksi ini. "Surat tersebut kita terima Sabtu (5/8) dan sudah kita tembuskan kepada seluruh suporter SFC agar dapat menjadi pembelajaran bersama kedepannya,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (5/8/2017).


Sementara itu, kelompok suporter Singa Mania mengaku cukup bingung dengan kebijakan ini. “Karena ada di beberapa kota lain tidak mendapat denda, kemarin pun aksi kami tidak ada kaitannya dengan politik dan sesuai dengan prinsip bangsa Indonesia. Bahwa sesungguhnya kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus segera dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” ungkap ketua umum Singa Mania, Ariyadi Eko Neori  sembari mengutip kalimat dari Undang-Undang Dasar 1945 Republik Indonesia.

Selain itu, dirinya juga menolak anggapan bahwa aksi ini ada kaitannya dengan dukungan terhadap satu kelompok tertentu. "Masalah Palestina bukan soal agama, namun kalaupun harus dikaitkan bukankah penindasan kepada sesama manusia tetap tidak dibenarkan oleh semua agama manapun, tapi yang kami bingung gara-agar aksi solidaritas kami yang dengan tertib kami lakukan justru berbuah sanksi," pungkasnya. [yip]

Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00