Tangisan Nenek Korban Iringi

Rekontruksi Pencabulan Dan Pembunuhan Bocah 8 Tahun

Laporan: Rahmad Sandi

Hukum  RABU, 19 JULI 2017 , 23:11:00 WIB

Rekontruksi Pencabulan Dan Pembunuhan Bocah 8 Tahun

Rekonstruksi Pembunuhan Bocah 8 Tahun/RMOLSUMSEL/Rahmad Sandi

RMOL. Guna melengkapi berkas penyidikan yang akan diserahkan ke kejaksaan, Satuan Reserse Kriminal Polresta Palembang gelar rekonstruksi kasus Ican (32) tersangka pencabulan hingga menewaskan korban NF bocah perempuan berusia 8 Tahun dengan memasukkan ke dalam karung.

Dari gelar rekonstruksi di Polresta Palembang, Rabu (19/7/2017), ada 21 adegan yang dijalani Ican, mulai dari tersangka memanggil korban hingga tersangka memasukkan korban ke dalam.

Dalam 21 adegan dari rekonstruksi tersebut nampak jelas kekejian yang dilakukan oleh ican terhadap korban. Dimana Ican memaksa korban untuk masuk kedalam kamar, dan setelah korban tak berdaya lagi kemudian Ican membuka celana korban dan nemasukan kemaluannya.

Aksi bejat Ican tidak sampai disitu, bahakan setelah dirinya mencapai klimaks dan korban sudah tidak bernyawa lagi, Ican masih tetap melakukan aksinya dengan memasukkan tiga jari ke anus korban.

Setelah puas melakukan aksinya, kemudian tersangka memasukkan jasad putri ke dalam karung yang diambilnya dari kamar sebelah. Lalu jasad korban yang telah dimasukkan di karung disembunyikan di bawah tempat tidur.

Sontak saja, Pihak keluarga dan warga Lrg Aman Kelurahan Kertapati Kencong Palembang yang datang langsung menyaksikan adegan per adegan yang dilakukan tersangka nampak sangat geram terlebih Ican tak menunjukkan rasa bersalah.

Sudarti (57), nenek korban tiada hentinya menitikan air matanya melihat rekonstruksi itu, ia tak menyangka tersangka Ican menggagahi cucu kesayangannya yang sudah dia asuh sejak ibu korban meninggalkannya kerja di Riau.

Tangisan nenek korban semakin memiluhkan saat Ican yang tega memasukkan jasad cucunya kedalam karung dan ditaruh dibawah tempat tidur.

Didampingi pihak keluarga Nenek korban coba disabarkan hatinya. Namun, hati nuraninya sebagai seorang nenek tak dapat ditutupi dengan tisu ditangan nenek korban terus mengelap air mata yang menetes dari kedua bola matanya.

"Dia ini sudah menewaskan cucu saya. Kami harap polisi memberikan hukuman seberat-beratnya kepada tersangka, dia pantas mendapat hukuman mati Karena perbuatannya itu keji bahkan tak ada rasa manusiawi lagi," harap Sudarti dengan nada terbata.

Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan proses rekonstruksi merupakan bagian dari penyidikan untuk selanjutnya melengkapi data yang akan dilimpahkan ke kejaksaan.

"Tersangka terancam pasal berlapis. Ada dua pasal kita kenakan dengan ancaman hukuman mati," tegas dia.[rik]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah