RMOLSUMSEL

Home     


BULLYING MAHASISWA AUTIS TINDAKAN TIDAK BERPERIKEMANUSIAAN
SENIN, 17 JULI 2017 , 22:45:00 WIB

FOTO/NET
  

RMOL. Video mahasiswa autis dilecehkan dan ditonton oleh para mahasiswa di Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat, menuai kemarahan publik.

Setelah para anggota DPR RI dan tokoh pendidikan, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, ikut menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi, dilakukan mahasiswa yang mengaku berpendidikan.

 "Sangat disayangkan bullying itu terjadi. Ini perbuatan tercela, tidak berperikemanusiaan. Ini juga tidak menghargai manusia sebagai ciptaan Tuhan," ujar Adhyaksa Dault dalam keterangan persnya, sebagaimana diberitakan RMOL (Induk RMOLSumsel), Senin (17/7).

 Adhyaksa Dault mengatakan, ada tiga hal yang harus dilakukan untuk menanggapi kejadian itu. Pertama, pihak kampus harus mengambil tindakan tegas dan memberi sanksi keras kepada pelaku bullying tersebut. Dua, gerakan dan sosialisasi anti-bullying harus diperkuat agar kejadian tidak terulang kembali.

"Tiga, Pramuka agar melindungi, menyayangi dan membantu saudara-saudara yang berkebutuhan khusus di mana pun berada. Ini sebagai penerapan dari Dasa Dharma Pramuka, cinta alam dan kasih sayang pada sesama manusia," tambahnya.

Adhyaksa mengungkapkan, Gerakan Pramuka sendiri memberi perhatian kepada mereka yang berkebutuhan khusus, salah satunya melalui kegiatan Perkemahan Nasional Pramuka Penegak dan Pandega Berkebutuhan Khusus (KEMNAS ABK) yang bekerjasama dengan Kemendikbud.

Hal senada disampaikan Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka urusan Bina Anggota Dewasa, Mohammad Laiyin. Bahkan, menurutnya, mengolok sesama teman yang normal dengan istilah "autis" juga tidak boleh.

Menurut Laiyin, video tersebut bisa membuat orang tua dari anak autis yang bersekolah atau kuliah bersama teman-temannya yang normal makin khawatir.

"Video tersebut ketika viral akan berefek kepada para orang tua dari anak berkebutuhan khusus yang sedang menyekolahkan anaknya di sekolah atau universitas yang inklusif," ucapnya.[rik]


Baca juga:
KETUM HMI: PERPPU ORMAS LEBIH BANYAK MUDARATNYA
WACANA KENAIKAN DANA PARPOL, PENGAMAT: TIDAK ADA MAKAN SIANG GRATIS
TIDAK ADA "TANGAN YANG BERSIH" DALAM KRISIS QATAR
CAK IMIN: POKOKNYA APA KATA PEMERINTAH KAMI IKUT
WADUH...SUDAH JANDA DAN DUDA TAPI DIAM-DIAM KUMPUL KEBO


Komentar Pembaca






Berita Populer

Dugaan Pelanggaran Kode Etik Novanto Mulai Terbuka
Ketua RT Bawa Senjata Api ke Kantor Polisi, Dor.. Dorr..
KPK Periksa Istri Novanto 8 Jam